Balai Kota DKI Jakarta, kantor gubernur dan wakil gubernur. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Balai Kota DKI Jakarta, kantor gubernur dan wakil gubernur. Foto: Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Gerindra Menolak Pansus Baru Cawagub DKI

Nasional Pengganti Sandiaga Uno
Cindy • 09 Februari 2020 19:40
Jakarta: Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI menolak pembentukan tata tertib (Tatib) pemilihan wakil gubernur (wagub). Apalagi, tatib itu sudah dibahas pada periode sebelumnya.
 
"Sebaiknya tidak usah karena hasil pansus tatib pemilihan itu sudah selesai diberikan kepada pimpinan, tinggal mensinkronkan pasal dan ayat kemudian dilakukan rapimgab," kata anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Syarif saat dihubungi Medcom.id, Minggu, 9 Februari 2020.
 
Tatib pemilihan wagub, kata dia, sudah dikonsultasikan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebanyak dua kali. Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi tinggal memimpin Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) untuk menyesuaikan rancangan tatib dengan rekomendasi Kemendagri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena rekomendasi dari Kemendagri terkait pasal dan ayat yang sudah dikonsultasikan sudah diberikan arahan untuk diperbaiki dan mana yang tetap. Tinggal diadopsi dan dirapimgabkan," ucap Syarif.
 
Keputusan rapimgab selanjutnya dibawa ke rapat paripurna. Tatib tinggal menunggu persetujuan seluruh fraksi DPRD DKI sebelum akhirnya di ketok palu.
 
"Tinggal dibawa ke rapimgab disempurnakan kemudian rapat paripurna dan diketok," ujar Syarif.
 
Gerindra Menolak Pansus Baru Cawagub DKI
Ilustrasi gedung DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani
 
Syarif mempertanyakan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ngotot membentuk kembali pansus tatib. Padahal, pembahasan tatib periode sebelumnya sudah rampung dan tinggal dibawa ke rapimgab.
 
"Jadi kalau bikin pansus lalu kemudian membahas tatib, apalagi yang dibahas. Kecuali kalau belum dikonsultasikan ke Kemendagri, bisa dan diperlukan bikin pansus," ujarnya.
 
Kursi wagub DKI kosong sejak Agustus 2018. Jabatan wagub ditanggalkan Sandiaga Uno yang memilih mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
 
Posisi wagub menjadi jatah Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung Anies-Sandiaga di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017. Namun, pemilihan wagub mandek di DPRD DKI.
 
Kader PKS Nurmansyah Lubis dan Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria pun disodorkan sebagai cawagub DKI. Keduanya bakal dipilih DPRD DKI medio Februari 2020.
 

 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif