NEWSTICKER
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polisi Endus Praktik Aborsi Lain di Paseban

Nasional aborsi ilegal
Siti Yona Hukmana • 19 Februari 2020 01:39
Jakarta: Polisi menyebut ada klinik aborsi ilegal lainnya di Jalan Paseban Raya, Senen, Jakarta Pusat. Hal itu terungkap dari pemeriksaan para tersangka.
 
"Informasi mereka (tersangka) juga melakukan (aborsi) di klinik yang ada di sekitar sana itu. Kalau di sini (Klinik Paseban) penuh, mereka akan tempatkan di klinik lain," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 18 Februari 2020.
 
Penyidik saat ini tengah memetakan sejumlah klinik aborsi ilegal di Jalan Paseban tersebut. Penyidik, kata Yusri, akan melakukan pengawasan agar tidak ada praktik aborsi ilegal lagi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi tidak tertutup kemungkinan besok masih beroperasi sehingga kita akan awasi dan selidiki," pungkas Yusri.
 
Polisi Endus Praktik Aborsi Lain di Paseban
Tersangka praktik aborsi ilegal. Foto: Medcom/Siti Yona Hukmana
 
Subdit Sumber Daya Lingkungan (Sumdaling) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengungkap klinik aborsi ilegal pada Senin, 10 Februari 2020. Tiga tersangka diamankan.
 
Ketiga tersangka itu, yakni seorang dokter berinisial MM, bidan berinisial RM dan tenaga administrasi berinisial SI. Ketiga tersangka merupakan residivis dan kini telah ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.
 
Mereka dijerat Pasal 83 Juncto Pasal 64 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan atau Pasal 75 ayat (1), Pasal 76, Pasal 77, Pasal 78 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dan atau Pasal 194 Jo Pasal 75 ayat (2) Undnag-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Juncto Pasal 55, 56 KUHP. Dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif