DKI Diminta Mengevaluasi Ulang Rencana Penutupan Halte TransJakarta

Nur Azizah 02 November 2018 15:52 WIB
pedestrian thamrin sudirman
DKI Diminta Mengevaluasi Ulang Rencana Penutupan Halte TransJakarta
Halte Transjakarta Glora Bung Karno di Jalan Sudirman. Foto: Antara/Galih Pradipta..
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta mengevaluasi rencana menutup sejumlah halte TransJakarta yang ada di kawasan Jalan Sudirman. Sebab, penutupan halte itu akan berdampak besar pada ribuan orang yang sudah memakai TransJakarta.
 
Direktur Institute for Transportation and Development Policy  (ITDP) Indonesia Yoga Adiwinarto mengatakan, rencana penutupan halte TransJakarta Bundaran Senayan dan Polda Metro Jaya akan mengganggu mobilitas.
 
"ITDP Indonesia secara tegas menolak proses revitalisasi JPO (jembatan penyebrangan orang) dengan menutup halte TransJakarta selama dua bulan," kata Yoga dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat, 2 November 2018.
 
Dua halte tersebut melayani sembilan koridor, yakni koridor 1 Blok M-Kota, koridor 4C, Bundaran Senayan (Bunsen)-TU Gas, koridor L6 Monas-Ragunan, dan koridorL6 Monas Ragunan. Lalu koridor S21 Ciputat-Tosari, 1F Palmerah-Bunsen, 6M Blok M-Manggarai, 9C Pinang Ranti-Bundsen, T11 Poris Palawad-Bunsen, dan koridor 13 Ciledug-Tosari.
 
"Pergerakan penumpang dari atau ke arah tersebut yang bebannya selama ini terdistribusi ke tiga halte akan terkonsentrasi hanya di Halte GBK," ujar Yoga.
 
Menurutnya, penutupan dua halte itu akan berdampak besar pada ribuan orang yang sudah memakai TransJakarta. Ia mengatakan, pengguna angkutan umum sangat sensitif terhadap aspek kenyamanan.
 
"Jika ada penutupan halte dan penumpang dipaksa berjalan lebih jauh dan berdesak-desakkan di satu halte, besar kemungkinan penumpang malah akan beralih ke kendaraan pribadi atau angkutan daring (dalam jaringan)," ungkap dia.

Baca: Dua Halte TransJakarta Tutup Selama Revitalisasi JPO

Yoga merekomendasikan Pemprov DKI membuat pelican crossing seperti di Halte Bank Indonesia. Dengan begitu, proyek revitalisasi JPO bisa berjalan tanpa meutup halte.
 
Ada tiga JPO di Jalan Sudirman yang akan direvitalisasi. Ketiga JPO itu yakni JPO Gelora Bung Karno, Polda Metro Jaya, dan Bundaran Senayan.
 
Akibat proyek tersebut, dua halte yakni Polda Metro Jaya dan Bundaran Senayan akan ditutup. Revitalisasi dimulai hari ini hingga 31 Desember 2018.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id