Dua Halte TransJakarta Tutup Selama Revitalisasi JPO

Nur Azizah 01 November 2018 09:24 WIB
jpo
Dua Halte TransJakarta Tutup Selama Revitalisasi JPO
Sejumlah pejalan kaki melintas di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sisi barat Polda Metro Jaya yang dibongkar di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta - MI/Atet Dwi
Jakarta: Revitalisasi tiga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Jalan Sudirman akan berdampak pada penutupan halte TransJakarta. Ada dua halte yang akan ditutup yakni halte Bundaran Senayan dan Polda Metro Jaya. 

Sementara halte TransJakarta Gelora Bung Karno akan tetap beroperasi. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga Heru Suwondo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT TransJakarta dan tidak ada masalah.

Sementara itu, Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan akan membuatkan Pelican Crossing sebagai pengganti JPO di halte GBK. Pelican Crossing ini mencontoh Halte TransJakarta Bank Indonesia.


"Iya kita buatkan zebra cross seperti di Halte BI. Itu untuk memudahkan penumpang," kata Heru saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 1 November 2018.

(Baca juga: Tiga JPO Mulai Direvitalisasi)

Revitalisasi tiga JPO ini merupakan lanjutan dari rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada April lalu. Semula, Anies ingin revitalisasi ini selesai sebelum Asian Games 2018, namun perkiraan itu meleset. 

Revitalisasi ketiga JPO dimulai hari ini, Kamis, 1 November 2018 hingga 31 Desember 2018. Berdasarkan rincian pada Mei 2018 lalu, biaya revitalisasi tiga JPO diperkirakan bakal menghabiskan Rp56 miliar.

Rinciannya, JPO Polda Metro Jaya sebesar Rp19,36 miliar, JPO Gelora Bung Karno Rp18,47 miliar, JPO Ratu Plaza Rp17,39 miliar, dan Rp1 miliar untuk biaya konsultasi ahli. Seluruh biaya tersebut akan menggunakan koefisien lantai bangunan dari pihak swasta.
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id