Suasana di halaman Balai Kota DKI Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.
Suasana di halaman Balai Kota DKI Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.

Pemberian Diskon PBB Diminta Sesuai Proporsi

Nasional banjir jakarta pajak bumi bangunan
Theofilus Ifan Sucipto • 03 Mei 2019 13:24
Jakarta: Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi diskon pajak bumi bangunan (PBB) diminta tidak terbatas pada mereka yang memasang drainase vertikal saja. Bentuk apresiasi harus disesuaikan dengan usaha masing-masing masyarakat.
 
"Bukan cuma drainase vertikal saja tapi masyarakat yang melakukan penghijauan dan menjaga kebersihan juga perlu diapresiasi tapi bentuknya beda-beda," kata Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi saat dihubungi, Jumat 3 Mei 2019.
 
Dia mengaku belum tahu soal rencana tersebut dan menunggu sampai peraturan gubernur (pergub) dirilis. Kendati begitu, dia mendorong agar masyarakat memiliki kepedulian dan muncul rasa memiliki DKI Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Semua hal yang masyarakat lakukan untuk membuat Jakarta semakin baik, kata Suhaimi, perlu mendapat apresiasi. Misalnya ada yang memiliki kepedulian di bidang keamanan, penghijauan, atau pencegahan banjir.
 
"Sehingga masing-masing masyarakat berlomba menunjukkan kepedulian dan jadi yang terbaik," ujar dia.
 
Suhaimi mengatakan ada banyak cara mengapresiasi masyarakat, salah satunya dengan diskon PBB. Namun, dia menyerahkan detail teknisnya pada dinas terkait.
 
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan 1,8 juta drainase vertikal terbangun di Jakarta. Hal ini untuk mengatasi banjir di Ibu Kota.
 
Baca: Solusi Banjir di Jakarta ala Anies Baswedan
 
Untuk mencapai target tersebut, Pemprov DKI berencana memberi diskon PBB pada masyarakat yang membangun drainase vertikal di rumahnya. Hal ini untuk menabung air hujan dan mencegah banjir karena air yang meluap.
 
"Jadi warga yang membangun itu (drainase vertikal) ada insentif yang diberi berupa diskon PBB," kata Kepala Seksi Geologi Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta, Togas Braini, Kamis, 2 Mei 2019.
 
Sementara itu, pada 2019, Pemprov DKI Jakarta bakal menambah 1.333 drainase vertikal. Drainase vertikal itu akan dibangun di permukiman rawan banjir dan area perkantoran di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif