JICA Siapkan Pinjaman untuk MRT Fase III
Rangkaian kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga.
Jakarta: Japan International Cooperation Agency (JICA) menyiapkan dana pinjaman untuk pembangunan MRT fase III. MRT fase III akan membentang dari Kali Deres, Jakarta Barat hingga ujung Menteng, Jakarta Timur.
 
"Pembangunan fase III akan dimulai menjelang selesainya pembangunan fase II, sekitar 2025. Fase II akan dimulai tahun ini, groundbreaking belum ditentukan," ungkap Senior Representative Indonesia Office JICA, Tomoyuki Kawabata dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 25 Oktober 2018.
 
JICA sudah memberi pinjaman untuk memberikan pinjaman bagi pembangunan MRT sejak fase I. Totalnya senilai Rp16 triliun untuk jalur sepanjang 16 kilometer. Fase I yang sering disebut jalur selatan-utara itu membentang dari Lebak Buluk hingga Bundaran HI. MRT fase ini ditargetkan mulai beroperasi pada Maret 2019.
 
Sementara itu, MRT fase II, yang merupakan perpanjangan jalur selatan-utara, menghubungkan Bundaran HI hingga Kampung Bandan. Karena medannya lebih sulit, fase II dengan jarak 8,6 kilometer ini membutuhkan investasi Rp22,5 triliun.
 
Kawabata menuturkan MRT fase III merupakan jalur barat-timur. Stasiun awal dibangun di Kalideres, Jakarta Barat, hingga ke ujung Menteng, Jakarta Timur.

Baca: MRT dan Mimpi Merevolusi Transportasi Kaum Urban

Jalur sepanjang 62 kilometer ini akan terbagi menjadi dua tahap, yaitu Kali Deres-Bundaran HI dan Bundaran HI-Ujung Genteng. Seperti proyek sebelumnya, seluruh konstruksi proyek akan dibiayai JICA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengurus pembebasan lahan.
 
Kemarin penandatanganan pinjaman dari JICA untuk pembangunan MRT Jakarta fase II dilakukan di kantor Kementerian Luar Negeri. Dari pihak Jepang diwakili Duta Besar Masafumi Ishii dan dari Indoneisa oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Desra Percaya. Total pinjaman senilai 70,210 miliar yen atau sekitar Rp22,5 triliun.
 
Di Asia Tenggara, Jakarta merupakan ibu kota negara yang paling belakangan memiliki MRT. Kota lain seperti Manila, Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, dan Hanoi sudah lebih dulu mengoperasikannya.
 
Kebutuhan MRT sangat vital di Jakarta karena jumlah kendaraan terus meningkat sehingga menimbulkan kemacetan. MRT diharapkan bisa meretas masalah itu karena warga beralih dari kendaraan pribadi ke MRT.






(FZN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id