Sidak Koja Trade Mall oleh Satpol PP Kecamatan Koja berujung penyegelan sementara. Istimewa.
Sidak Koja Trade Mall oleh Satpol PP Kecamatan Koja berujung penyegelan sementara. Istimewa.

Koja Trade Mall Disegel Sementara

Nasional dki jakarta Virus Korona pemprov dki protokol kesehatan
Yurike Budiman • 09 Januari 2021 07:22
Jakarta: Koja Trade Mall (KTM) disegel selama 1x24 jam oleh Satpol PP Kecamatan Koja. Penyegelan dilakukan karena petugas menemukan pelanggaran protokol kesehatan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
 
Kasatpol PP Kecamatan Koja, Roslely Tambunan, mengatakan penutupan sementara 1x24 jam adalah sanksi tegas yang diberikan kepada tempat usaha yang kedapatan melanggar protokol kesehatan. Penyegelan dilakukan sejak Kamis, 7 Januari 2021, dan ditutup mulai Jumat, 8 Januari 2021.
 
"Kita sidak ke lokasi dan ditemukan tidak semua aturan protokol kesehatan diterapkan, seperti tidak membatasi jumlah pengunjung," kata Roslely saat dikonfirmasi, Jumat, 8 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengunjung yang tidak dibatasi menimbulkan kerumunan di sejumlah lapak di lantai dasar.
Mal terancam didenda jika Satpol PP kembali menemukan pelanggaran protokol kesehatan usai disegel sementara. Denda yang akan diberikan terhadap tempat usaha yang melanggar senilai Rp50 juta.
 
"Semuanya ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19 di wilayah Kecamatan Koja," ujarnya.
 
Baca: Protokol Kesehatan Kendur, Kasus Covid-19 Melonjak Hingga 113%
 
Satpol PP juga menemukan tiga pengunjung mal yang tidak memakai masker. Warga yang melanggarlangsung diberi sanksi denda administrasi sebesar Rp100 ribu.
 
Manajemen Koja Trade Mall, Dadan Sudarna, berjanji segera memperbaiki permasalahan ditemukan tim Satpol PP Kecamatan Koja. Khususnya untuk memenahi temuan pelanggaran protokol kesehatan.
 
"Sesuai sanksi yang diberikan, kita jalankan dengan melakukan penutupan sementara aktivitas KTM," kata Dadan.
 
Pihak manajemen KTM menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) pelanggaran. Manajamen mengakui melanggar Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 101 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif