Suasana trotoar Jalan Jati Baru Raya, Rabu, 21 Agustus 2019. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Suasana trotoar Jalan Jati Baru Raya, Rabu, 21 Agustus 2019. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Pedagang Santai Tanggapi Penertiban Jalan Jati Baru

Nasional tanah abang
Candra Yuri Nuralam • 21 Agustus 2019 13:17
Jakarta: Para pedagang penghuni jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, tak ambil pusing dengan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait penertiban pedagang di trotoar. Mereka menilai penertiban biasa terjadi.
 
Pantauan Medcom.id, para pedagang masih beraktivitas seperti biasa di trotoar Jalan Jati Baru, Tanah Abang. Salah seorang pedagang, Syahrul, tak khawatir dengan putusan MA. Ia bakal berdagang sampai penertiban dilakukan.
 
"Sudah biasa. Pindah-pindah disini sudah biasa," kata Syahrul ketika berbincang dengan Medcom.id,Rabu, 21 Agustus 2019

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Syahrul akan pindah ke jalan layang serba guna. Ia menilai lokasi itu tak kalah ramai dibandingkan trotoar Jalan Jati Baru.
 
"Paling ke atas saya, di sana kan sama di sini sama, yang jalan ke sini ya ke atas," tutur Syahrul.
 
Baca: Anies Diminta Segera Memindahkan PKL dari Trotoar
 
Pedagang lainnya, Rolan, tak jauh beda dengan Syahrul. Ia tak khawatir kehabisan lapak jika dipindahkan ke lokasi baru. Menurutnya, masih banyak lapak di kawasan Tanah Abang untuk menampung pedagang trotoar Jati Baru.
 
"Pasti cukup mas. Pemindahan itu biasa di sini, rencana paling saya ke Blok E atau G," ujar Rolan.
 
Ia mengatakan pengelola biasanya menyediakan lapak untuk pedagang yang ditertibkan. Tapi, lokasi itu belum tentu ramai seperti lapaknya saat ini.
 
"Tergantung sih, kan setiap tempat di sini berbeda keramaiannya, saya juga enggak bisa jamin," tutur Rolan.
 
Beberapa pedagang lain bahkan sudah mencari lapak baru sebelum ditertibkan. Salah satu pedagang, Rani, mengaku pasrah menerima putusan MA.
 
"Ya enggak bisa ngelawan juga. Ikuti saja lah kalau memang disuruh pindah," ucap Rani.
 
Belum Ada Pemberitahuan
 
Pedagang di trotoar Jalan Jati Baru belum menerima pemberitahuan resmi terkait penertiban. Mereka hanya mendengar kabar dari beberapa petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
 
"Saya sih dengarnya dari Satpol-PP, kirain cuma rencana. Itu juga tahunya pas kebetulan ngobrol saja," kata Syahrul.
 
Apip, salah satu anggota Satpol PP yang bertugas di Jalan Jati Baru membenarkan hal itu. Ia menyebut petugas belum memberi tahu informasi penertiban kepada pedagang. Petugas Satpol PP pun belum diminta menyosialisasikan penerapan putusan MA itu.
 
"Kami masih menertibkan yang kelewatan saja lapaknya. Kalau sosialisasinya itu belum ada perintah, kita nunggu atasan. Kalau ngobrol biasa sih ya beberapa sudah, tapi belum semua tahu," kata Apip.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif