Ilustrasi. Foto: dok.MI
Ilustrasi. Foto: dok.MI

Revitalisasi Pasar Hewan Barito Dimulai Mei 2022

Nasional DKI Jakarta Revitalisasi Pedagang Pasar
Hilda Julaika • 22 April 2022 13:02
Jakarta: Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan akan merevitalisasi Pasar Hewan Barito, Jakarta Selatan. Revitalisasi dimulai pada awal Mei 2022.
 
Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Selatan, Dedy Dwi Widodo, mengatakan proses lelang revitalisasi Pasar Hewan Barito telah rampung dan menetapkan satu pemenang lelang. "Pemenang lelang juga sudah siap memulai pengerjaan renovasi Pasar Hewan Barito pada awal Mei 2022," ujarnya dilansir Media Indonesia, Jumat, 22 April 2022.
 
Baca: Miris, Kucing di Pasar Barito Belum Divaksin

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengungkapkan pihaknya telah menyosialisasikan kepada 85 pedagang terkait revitalisasi tersebut. Para pedagang disebut setuju.
 
"Prinsipnya, pedagang juga sudah menyetujui lokasi sementara (loksem) JS 25 Pasar hewan Barito direvitalisasi," paparnya.
 
Namun, pedagang meminta pengosongan kios Pasar Hewan Barito dilaksanakan paling lambat 9 Mei 2022 atau usai idulfitri. "Pedagang ingin memanfaatkan idulfitri untuk berjualan. Aspirasi ini diakomodir sehingga pengosongan baru direalisasikan beberapa hari setelah hari raya," kata dia.
 
Dedy menerangkan kegiatan fisik revitalisasi Pasar Hewan Barito memakan waktu selama empat bulan atau 120 hari. Selama proses pengerjaan fisik, pedagang tidak boleh berjualan di trotoar sepanjang Jalan Barito Raya.
 
Dia menuturkan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait, di antaranya Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Sudin Sumber Daya Air, Sudin Bina Marga, serta Satpol PP. Dedy mengimbau agar pekerja bangunan tidak membuang puing ke areal Taman Langsat atau dalam saluran air. Serta tidak merusak trotoar yang sudah tertata rapi.
 
"Kami juga meminta bantuan Satpol PP mengawasi pedagang hewan agar tidak berjualan selama proses revitalisasi berjalan dan membantu relokasi barang milik pedagang hewan," ucap dia.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif