Tokoh warga Kampung Kebun Bayam, Muhammad Furqan--Metrotvnews.com/Ilham Wibowo
Tokoh warga Kampung Kebun Bayam, Muhammad Furqan--Metrotvnews.com/Ilham Wibowo

Warga: Stadion BMW bukan Monster bagi Kami

Nasional stadion bmw
Ilham wibowo • 05 Oktober 2017 15:25
medcom.id, Jakarta: Warga Kampung Kebon Bayam, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berharap dilibatkan dalam pengembangan proyek stadion Taman Bersih Manusiawi Berwibawa (BMW). Mereka berjanji memberikan kontribusi.
 
"Kehadiran Stadion BMW ini bukan monster bagi kami, kerja sama Pemprov DKI seharusnya bisa dilakukan, kami sejak lama punya karya," kata Tokoh warga Kampung Kebun Bayam, Muhammad Furqan saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Kamis 5 Oktober 2017.
 
Furqan telah tinggal di kawasan Kampung Kebon Bayam sejak 1996. Lahan kosong yang semula rawa, kemudian dimanfaatkan untuk budi daya sayur mayur yang menjadi cikal bakal nama kampung. "Dulu kami menjadi sentra bayam, produk kami banyak peminat," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Stadion Megah Segera Gantikan Taman BMW
 
Meski sebagai pendatang dan mendiami lahan Pemda, Furqan menolak dikatakan warga ilegal. Identitas kependudukan dan jaminan lahan kerja menjadi alasan 535 KK warga Kampung Bayam menolak kebijakan relokasi.
 
"Cobalah kita bersama membangun kerjasama, konsep warga ini sudah berjalan, dari awal kami tidak merusak taman BMW. Tanam kangkung dan bayam, itu sumber pendapatan," imbuhnya.
 
Ia optimis perubahan akan terjadi saat Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno resmi menjabat. Budi daya sayur mayur masih cocok dengan konsep penghijauan di Stadion BMW.
 
"Secara garis besar kami ingin dipercaya. Warga kami siap diserap sebagai perawat gedung. Kami juga siap menjadikan lahan sisa di Stadion BMW sebagai wahana perkebunan bayam," ucapnya.
 
Baca: Djarot tak Ingin Nasib Stadion BMW seperti GBK
 
Pemerintah DKI Jakarta segera merealisasikan rencana pembangunan kompleks gelanggang olahraga bertaraf internasional di Taman BMW Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara. Menurut rencana, awal 2018, proyek stadion senilai Rp1,3 triliun tersebut akan mulai dibangun.
 
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Ratiyono mengatakan sejak 2013 rencana pembangunan gelanggang olahraga berskala besar itu sudah selesai dibahas. Namun, realisasinya masih terbentur masalah sengketa tanah antara PT Buana Permata Hijau dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
 
Stadion yang akan dibangun dengan APDB 2018 itu, lanjut Ratiyono, akan dilengkapi dengan venue dua lapangan voli, lapangan sepak bola, gedung squash, dan arena olahraga air.
 
Ia menuturkan stadion yang dibangun nanti akan mampu menampung 75 ribu orang. Jumlah yang tidak berbeda jauh dengan Stadion Gelora Bung Karno yang berkapasitas 80 ribu orang.
 
(YDH)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif