Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Langgar Jam Operasional, RM Cafe Terancam Sanksi

Nasional polri dki jakarta penembakan Virus Korona polisi pemprov dki tni-polri PSBB pandemi covid-19 PSBM
Sri Yanti Nainggolan • 25 Februari 2021 15:34
Jakarta: Penembakan di RM Cafe, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pertanda ada pelanggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menindak tempat usaha tersebut.
 
"Jelas itu ada pelanggaran jam operasional. Kita tahu jam operasional hanya dibatasi sampai jam 21.00 WIB," kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin saat dihubungi, Kamis, 25 Februari 2021. 
 
Ia memastikan akan memberi sanksi penutupan sementara kepada kafe tersebut. Namun, Arifin tak menjelaskan berapa lama sanksi itu diterapkan. Satpol PP akan memanggil pengelola kafe untuk dimintai keterangan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Polri Didesak Hukum Mati Bripka CS yang Menembak TNI dan Warga Sipil
 
"Intinya kita akan melakukan tindakan tegas bagi mereka yang melakukan pelanggaran," ungkap dia. 
 
Warga di sekitar RM Cafe dihebohkan dengan penembakan pada Kamis, 25 Februari 2021, sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku ialah polisi, Bripka CS. Insiden itu mengakibatkan empat korban. Tiga orang meninggal, yakni waiter FSS; kasir, M; dan prajurit TNI AD, S.
 
Satu korban luka ialah manajer RM Cafe, H. Korban meninggal dan luka masih berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Bripka CS telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancamam 15 tahun penjara.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif