Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik. (Foto: Medcom.id/Nur Azizah)
Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik. (Foto: Medcom.id/Nur Azizah)

Rapat Paripurna Pemilihan Wagub DKI Diprediksi Molor

Nasional pemprov dki Pengganti Sandiaga Uno
Theofilus Ifan Sucipto • 17 Juli 2019 16:09
Jakarta: Rapat paripurna pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta diprediksi molor. Pasalnya, rapat pimpinan gabungan (rapimgab) pengesahan tata tertib (tatib) wagub DKI sudah tiga kali dibatalkan.
 
"Kemungkinan besar mundur," ucap Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik, di Jakarta, Rabu, 17 Juli 2019.
 
Sedianya, rapat paripurna pemilihan pengganti Sandiaga Uno berlangsung pada Senin, 22 Juli 2019. Namun sampai Selasa, 16 Juli 2019, rapimgab pengesahan tatib wagub DKI tak kunjung terlaksana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagub DKI Bestari Barus menyebut tugas pansus sudah selesai. Pansus tinggal menunggu pengesahan oleh DPRD.
 
"Persetujuan nanti pengesahannya di Paripurna. Tahapan menuju paripurna harus melalui rapimgab,” ucap Bestari.
 
Baca juga:DPRD DKI Dinilai Setengah Hati Cari Pengganti Sandiaga
 
Ketua Fraksi NasDem itu menyinggung anggota dewan yang tak hadir dalam rapimgab. Bestari menyebut rapimgab adalah tanggung jawab anggota DPRD.
 
"Rapimgab itu agenda DPRD, bukan (hanya) pansus. Hanya tinggal terpulang kepada pimpinan DPRD untuk (memimpin) rapimgab," tutur Bestari.
 
Kendati begitu, Bestari belum bisa memastikan kapan rapimgab pengesahan tatib dilakukan. Dia menyinggung penjadwalan sepenuhnya kewenangan sekretariat dewan (sekwan).
 
"Tergantung kesiapan sekwan untuk melaksanakan rapimgabnya. Jadi sekwan yang menentukan ini jadi atau enggak," pungkas Bestari.
 
Rapimgab pengesahan tatib wagub DKI tertunda selama tiga kali. Ketua Panitia Khusus (Pansus) wagub DKI Mohamad Ongen Sangaji menuding kinerja sekretariat dewan (sekwan) DPRD yang tidak cakap mengatur jadwal.
 
Rapimgab pertama ditunda karena banyak anggota dewan yang tak hadir. Rapimgab kedua dan ketiga pun dibatalkan karena masalah yang sama.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif