NEWSTICKER
Penumpang menunggu antrean MRT. Foto: MI/Pius Erlangga
Penumpang menunggu antrean MRT. Foto: MI/Pius Erlangga

Jam Operasional Transportasi Publik di Jakarta Dibatasi

Nasional Virus Korona transportasi
Sri Yanti Nainggolan • 20 Maret 2020 22:52
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membatasi jam operasional transportasi umum di bawah BUMD per Senin, 23 Maret 2020. Hal ini untuk meminimalkan penyebaran virus korona (covid-19) melalui transportasi massal.
 
Pembatasan berlaku pada Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, TransJakarta, dan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta. Ketiganya hanya beroperasi pada pukul 06.00 WIB-20.00 WIB.
 
"Jumlah penumpang berkaitan dengan social distancing dibatasi 60 orang per kereta atau enam rangkaian, satu kereta, 360 orang," terang Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar di Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


William menjelaskan jarak antarkereta tak berubah. Headway tetap lima menit pada pukul 07.00 WIB-09.00 WIB dan 17.00 WIB-19.00 WIB. Di luar jam itu, headway menjadi 10 menit.
 
"Kami imbau agar masyarakat jaga jarak minimum penumpang adalah satu meter. MRT sudah siapkan tanda di kereta atau jalan masuk untuk pastikan social distancing measure dilaksanakan," imbuh dia.
 
Baca: Jakarta Tanggap Darurat Bencana Korona
 
Pihak TransJakarta juga membatasi jam operasional dan jumlah penumpang. Namun, penumpang yang berada di halte pada pukul 20.00 WIB akan tetap diangkut.
 
Plt. Direktur Utama PT Transjakarta Yoga Adiwinarto mengimbau antarpenumpang saling menjaga jarak satu lengan saat mengantre bus. "Angkutan malam hari tak ada per Senin. Kapasitas tiap bus dibatasi. Bus gandeng 60 orang, bus single 30 orang," ujar Yoga.
 
Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo memastikan tidak akan ada antrean di dalam halte atau stasiun. Para penumpang mengantre di depan halte atau stasiun.
 
"Karena kita ingin menjaga kapasitas di setiap halte dan stasiun adalah sesuai dengan kapasitas bus dan kereta yang akan datang untuk mengangkut penumpang yang ada di sana," kata Syafrin.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif