Parkir di Trotoar Stasiun Palmerah, 10 Motor Diangkut

M Sholahadhin Azhar 28 September 2018 11:47 WIB
parkir liar
Parkir di Trotoar Stasiun Palmerah, 10 Motor Diangkut
Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat mengangkut 10 kendaraan roda dua di sekitar Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta menindak tegas pengendara motor yang parkir di trotoar. Petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat mengangkut 10 kendaraan roda dua di sekitar Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat.

"Iya, bikin macet," ujar Yudi, salah satu petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta di sekitar Stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat, 28 September 2018.

Jika tak ditindak tegas, akan banyak pengendara roda dua lain yang meniru tindakan ilegal tersebut. Sehingga, menyebabkan penumpukan kendaraan.


Selain merapihkan trotoar, petugas juga menertibkan motor yang diparkir di bahu jalan. Sebagian pengendara ditegur dan sebagian motornya disita. Mayoritas dari mereka adalah pengemudi ojek online (ojol).

Baca: Parkir Seenaknya, Motor Satpol PP Diangkut Dishub

Pantauan Medcom.id, 20 petugas Sudinhub Jakarta Pusat dikerahkan. Sementara 10 motor tersebut diangkut dengan dua truk bak terbuka. Motor tersebut dibawa ke kantor pusat Sudinhub di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, penumpukan kendaraan roda dua di sekitar Stasiun Palmerah, menyebabkan kemacetan di ruas jalan tersebut. Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengakui hal tersebut. Dia menginstruksikan Dishub DKI untuk menindak tegas.

Tak hanya di Palmerah, semua wilayah dengan penumpukan kendaraan roda dua, harus ditertibkan. "Semua tempat yang berpotensi ada pengumpulan ojek karena disitu ada stasiun ada terminal di situ ada halte maka di situ harus ada petugas yang berjaga," kata Anies minggu lalu.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id