Suasana Sky Bridge Tanah Abang. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Suasana Sky Bridge Tanah Abang. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Pedagang Nyaman Jualan di Sky Bridge Tanah Abang

Nasional pkl tanah abang
Kautsar Widya Prabowo • 13 Desember 2018 07:00
Jakarta: Sebanyak 446 pedagang kaki lima (PKL) yang dulu berjualan di badan jalan dan trotoar Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, saat ini telah berdagang di atas Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM). Mereka menempati lokasi tersebut sejak Senin lalu.
 
Banyak respons positif yang dirasakan dari para pedang. Salah satunya dirasajab Rio, 26, yang sehari-hari berjualan baju mengaku senang dengan tempat yang baru ini. Aksi kucing-kucingan dengan Satpol PP juga tidak lagi dibayangkan oleh Rio.
 
"Enak di sini, nyaman kalau di bawah ada Satpol PP, kalau di sini tidak akan digusur," ujarnya kepada Medcom.id, di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Senada, Dora, 35, yang telah berdagang baju selama lima tahun di wilayah Tanah Abang, mengaku tidak perlu repot-repot lagi untuk mempersiapkan dagangannya. Ia mengaku lebih nyaman berjualan di JPM.
 
"Lebih nyaman di sini, kalau hujan tidak perlu bentangin terpal, dimasukin lagi barangnya, terus kalau ada angin tidak lagi megangin tiang dagangan," tuturnya.
 
Kendati demikian, pihaknya menginkan adanya stop kontak di kiosnya. Hal tersebut untuk keperluan mengisi daya baterai telepon genggamnya.
 
"Stop kontak butuh, kalau dari bawah ngirim barang, perlu telpon, jadi perlu listrik," imbuhnya.
 
Baca:Faedah Skybridge Tanah Abang
 
Perasaan serupa juga disuarakan Ety, 40. Ia mengaku menyukai tempatnya saat ini, dengan catatan, pemerintah DKI dapat menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan dibawah JPM.
 
"Yang penting tidak ada yang jualan di bawah, soalnya banyak lansia yang malas ke atas, jadi takutnya di sini sepi," tuturnya.
 
Sebelumnya, PD Pembangunan Sarana Jaya melakukan uji coba pengoperasian Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang. Ada dua hal yang akan diujicobakan, yakni uji coba lintasan untuk orang dan angkutan umum.
 
Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yorry C Pinontoan mengatakan, uji coba lintasan orang untuk melihat pergerakan orang yang melintas di JPM. Sedangkan uji coba lintasan angkutan umum bertujuan melihat arus moda transportasi di kawasan tersebut, seperti mikrolet dan TransJakarta.
 
Baca:Skybridge masih Sepi, Omzet Turun
 
"Uji coba lintasan ini dapat mengetahui kekurangan-kekurangan yang harus disempurnakan sebelum digunakan," kata Yorry beberapa waktu lalu.
 
Rencananya, JPM Tanah Abang bakal beroperasi mulai pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB. Namun, selama masa percobaan, pedagang diminta tutup lebih awal, pukul 16.00 WIB.
 
Pantauan Medcom.id, memasuki pukul 16.30 WIB kemarin, tampak dua petugas kemanan setempat memberikan informasi kepada setiap pedagang bahwa kios dagangan harus segera ditutup.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif