Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

BNPB: Banjir di Sejumlah Wilayah Jabodetabek Surut

Ferdian Ananda • 08 November 2021 15:54
Jakarta: Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) mencatat banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sudah berangsur surut. Genangan air hanya tersisa di sejumlah titik.
 
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebutkan dari pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI per 09.30 WIB, banjir di Jakarta Timur sudah surut. Di Jakarta Selatan, genangan tersisa di Pesanggrahan, Mampang, dan Cipulir.
 
"Kawasan di Kota dan Kabupaten Bekasi masih teridentifikasi genangan di beberapa titik. Kota Bekasi yang masih terdampak berada di Perumahan Pondok Timur Indah dengan tinggi muka air berkisar 10-20 sentimeter (cm)," kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Senin, 8 November 2021.
 
Banjir di Kota dan Kabupaten Bogor serta Kota Depok juga telah surut. Kondisi serupa juga terjadi di Tangerang dan Tangerang Selatan. Aktivitas masyarakat sudah pulih pascabanjir surut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Abdul mencatat masih ada warga yang berada di pengungsian. Di Kota Jakarta Timur, 164 jiwa masih mengungsi, sedangkan di Jakarta Selatan ada 97 pengungsi.
 
Baca: Banjir Rob Rendam 5 Kampung di Muaragembong Bekasi
 
Abdul  mengingatkan dalam dua hari ke depan, Jabodetabek masih berpeluang diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Warga diharap memantau perkembangan prakiraan cuaca melalui aplikasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 
 
Pemerintah daerah dan warga diimbau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Masyarakat dapat memantau potensi bahaya, seperti genangan, melalui dashboard petabencana.id serta memberikan informasi lapangan melalui sosial media.
 
"Begitu juga masyarakat juga dapar mengakses aplikasi inaRISK untuk memantau potensi bahaya dan risiko di sekitar kita sehingga kita dapat lebih siap dalam mengantisipasi potensi bahaya," ungkap Abdul.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif