Jakarta: Penerapan electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar akan berbarengan dengan sistem ganjil genap (gage). Sistem gage yang semula sebagai pengganti sementara ERP akan tetap diterapkan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut implementasi ERP dalam kajian komprehensif. Ia mengakui kendala ERP sejak coba diterapkan pada 2015 tak sedikit.
Ia berharap dalam waktu dekat, seluruh dokumen terkait pelaksanaan ERP beres. Sehingga, lelang bisa segera terlaksana dan program tersebut bisa berjalan.
"Tapi bukan berarti begitu ada ERP kemudian gage di seluruh ruas jalan hilang," kata Syafrin dalam diskusi daring, Rabu, 24 Maret 2021.
Baca: Jalan Berbayar di Jakarta Diupayakan Dimulai Tahun Depan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberlakukan staging. Artinya, ERP pada ruas jalan tertentu dan jalan lain memakai gage. Kombinasi ini dipakai untuk membatasi mobilitas dan jumlah kendaraan pribadi di jalanan Ibu Kota.
"Jadi nanti dalam bentuk paralel seperti itu," simpul dia.
Sistem gage ditiadakan selama masa pandemi covid-19. Sistem tersebut dihilangkan sementara sejak 9 September 2020 berbarengan dengan pembatasan kapasitas dalam transportasi umum.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan