Polisi lalu lintas yang menyetop mobil dan tergantung di kap mobil di Jakarta Selatan. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Polisi lalu lintas yang menyetop mobil dan tergantung di kap mobil di Jakarta Selatan. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Polisi 'Nempel' di Kap Mobil Dapat Penghargaan

Nasional lalulintas
Siti Yona Hukmana • 18 September 2019 03:35
Jakarta: Polisi lalu lintas (Polantas) wilayah Jakarta Selatan, Bripka Eka Setiawan, mencuri perhatian Kapolda Metro Jaya. Irjen Gatot Eddy Pramono. Polisi yang viral karena menempel di kap mobil yang ditilang itubakal mendapat apresiasi khusus.
 
"Nanti akan diberikan penghargaan oleh Kapolda, seperti apa bentuknya, nanti ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 17 September 2019.
 
Menurut Argo, pemberian penghargaan itu dikoordinasikan dengan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya. Saat ini, pihaknya tengah mendiskusikan penghargaan yang patut diberikan kepada Bripka Eka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, Argo mengatakan Kapolda Metro Irjen Gatot tadi pagi sekitar pukul 09.05 bertemu dengan Bripka Eka. Polantas yang nekat 'menempel' di kap mobil itu diundang Irjen Gatot ke ruangannya di Mapolda Metro Jaya.
 
"Jadi Kapolda ingin tahu anggotanya itu siapa. Setelah beliau tahu, kita ajak minum kopi atau teh di ruangan beliau," aku Argo.
 
Dalam pertemuan itu, kata Argo, Kapolda Metro menyampaikan untuk tidak mengulangi tindakan yang membahayakan itu. Sebab, bisa mencelakakan diri.
 
"Kapolda menyampaikan apresiasi, tapi jangan diulangi lagi, itu rawan. Kemudian kepada anggota yang lain jangan diikuti ya, karena itu kalau misalnya tidak kuat tanganya ketika dilakukan pengereman mendadak oleh pelaku, itu bisa jatuh," pungkas Argo.
 
Bripka Eka 'menempel' di kap mesin mobil Honda Mobilio milik Taipudin. Eka berusaha menghentikan Taipudin karena berupaya melarikan diri saat akan ditindak.
 
Insiden itu terjadi di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin, 16 September 2019, sekitar pukul 14.30 WIB. Mobil tersebut terjerat razia parkir liar yang dilakukan Dinas Perhubungan dan polisi.
 
Petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan itu. Saat diperiksa, pengemudi berusaha kabur. Mencegah aksi itu, petugas Dishub berkoordinasi dengan polisi untuk menghalangi mobil itu menggunakan kendaraan derek.
 
Tapi, Taipudin tetap melaju dan menabrak petugas lalu lintas Polsek Pasar Minggu Bripka Eka Setiawan. Spontan Bripka Eka meloncat ke kap mobil dan terseret sekitar 200 meter.
 
Taipudin berhenti setelah menabrak kendaraan Daihatsu Ayla berpelat B 1762 ZMA yang dikemudikan Suyitno. Kasus ini sudah dicabut oleh Bripka Eka. Polantas dan pelaku telah berdamai.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif