Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Rencana Menempatkan PKL di Trotoar Harus Ditinjau Ulang

Nasional pkl trotoar
Anggi Tondi Martaon • 02 September 2020 18:07
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta meninjau ulang rencana menempatkan pedagang kaki lima (PKL) di trotoar. Tujuan utama trotoar dibuat untuk pejalan kaki.
 
"Apa pun ceritanya bahwa trotoar itu digunakan untuk pejalan kaki," kata Anggota Komisi II Nasir Djamil di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 September 2020.
 
Penempatan PKL dinilai menambah kesemrawutan trotoar. Apalagi, kondisi trotoar belum baik karena banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan, di antaranya pengendara sepeda motor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau ini dibuat untuk PKL, bukan kita tidak berpihak pada PKL, tapi sesungguhnya trotoar itu dibuat untuk pejalan kaki, ini nanti akan mengundang potensi tidak tertib," kata dia.
 
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai bukan pekerjaan mudah menjadikan trotoar sebagai tempat PKL berdagang. Pemprov DKI harus menyiapkan instrumen pengawasan.
 
Baca: Rencana Penempatan PKL di Trotoar Harus Dikaji Komprehensif
 
Sebab, ada ketentuan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan yang harus dipenuhi dan ditaati.
 
"Siapa yang akan mengawasi secara baik (ketentuan Permen PUPR Nomor 3 Tahun 2014)," ucap dia.
 
Dia juga khawatir kebijakan ini menimbulkan kecemburuan di antara PKL. Sebab, tidak semua PKL bisa berdagang di trotoar.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif