DKI Tawarkan `Angin Surga` untuk Becak

Nicky Widadio 08 Oktober 2018 12:28 WIB
becak di ibu kota
DKI Tawarkan `Angin Surga` untuk Becak
Ilustrasi--Becak mangkal di kawasan Petak Sembilan, Jakarta Barat. Foto: MI/Ramdani.
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana merevisi Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007, tentang Ketertiban Umum. Revisi Perda diwacanakan untuk mengakomodasi operasional becak di Jakarta.

"Kita kan menunggu Perda, kan revisi Perda lagi dikeluarkan oleh Biro Hukum sama Satpol PP," kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Massdes Arouffy, di Balai Kota Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018.

Massdes enggan menegaskan apakah pasal tentang larangan becak akan dihapus sepenuhnya dari Perda tersebut atau diubah dengan ketentuan khusus. Yang jelas, Perda tersebut akan mengakomodasi operasional becak.


Baca: Becak Disebut Masa Lalu

Massdes belum bisa memastikan apakah revisi Perda itu akan diajukan pada Program Legislatif Daerah (Prolegda) 2019.

"Ada wacana begitu (mengakomodasi operasional becak). Cuma kalau belum ditetapkan (revisi Perda) saya belum bisa pastikan," tambah Massdes.

Sejauh ini, sambung Massdes, ada sekitar 1.600 pengayuh becak yang telah didata di sejumlah lokasi di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Masing-masing becak dipasangi stiker sebagai tanda mereka telah didata dan boleh beroperasi. Namun, becak-becak tersebut juga dilarang beroperasi di jalan protokol, melainkan hanya di kawasan perkampungan.

Rencana penataan becak merupakan janji kampanye Gubernur DKI Anies Baswedan. Rencana ini pun menimbulkan polemik. Sebab, Perda tentang Ketertiban Umum melarang operasional becak.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id