Ratusan kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Dr. Djunjunan, Bandung, Jawa Barat. Foto: Antara/Raisan Al Farisi
Ratusan kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Dr. Djunjunan, Bandung, Jawa Barat. Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Arus Balik Libur Natal Diprediksi Terjadi Dua Tahap

Nasional natal dan tahun baru
Media Indonesia • 26 Desember 2017 07:03
Jakarta: Arus balik libur Natal diperkirakan terbagi dua tahap, yaitu pada 26 Desember 2017 dan 1 Januari 2018. Kepadatan lalu lintas diprediksi terjadi di gerbang tol Cikarang Utama menuju Jakarta serta di gerbang Tol Jagorawi.
 
"Diprediksi akan ada dua gelombang. Untuk masyarakat yang akan bekerja kembali terjadi Selasa 26 Desember. Lalu ada hari libur tiga hari sehingga diprediksi arus balik selanjutnya pada 1 Januari 2018," kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Royke Lumowa dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 26 Desember 2017.
 
Royke menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para kepala satuan lalu lintas di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Tengah sebagai langkah antisipatif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka akan mengatur lalu lintas puncak arus balik pada malam tahun baru 2018 guna mencegah pe-numpukan kendaraan," ujarnya.
 
Kementerian Perhubungan memprediksi peningkatan volume kendaraan saat puncak arus balik Natal terjadi pada 26 Desember 2017.
 
Volume kendaraan yang melewati gerbang tol Cikarang Utama diprediksi mencapai 71 ribu unit atau naik 0,18% dibandingkan tahun 2016.
 
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan arus mudik Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 sejauh ini berlangsung lancar.
 
Mengenai kemacetan yang terjadi beberapa hari lalu, Budi mengatakan penyebabnya ialah penyempitan jalan atau bottle neck.
 
"Itu akibat tidak dioperasikannya Tol Gringsing karena akan diintensifkan untuk angkutan Lebaran 2018," kata Budi.
 
Baca: Puncak Arus Balik Natal Diprediksi Besok
 
Menhub menyatakan telah berkoordinasi dengan Kakorlantas sehingga Kakorlantas dapat melakukan diskresi, buka-tutup pintu tol atau membuat contra flow.
 
"Saya sudah meminta kapolres untuk memanfaatkan jalan-jalan yang ada agar mengurai kemacetan," tegasnya.
 
Budi menyatakan titik yang sudah diprediksi terjadi kepadatan yakni arah dari Pekalongan akan dialihkan ke Pasekaran dan Pakejangan.
 
"Untuk menghindari kalau Pekalongan ada hambatan, bisa menggunakan sebagian jalan tol yang sedang dibangun."
 
Sementara itu, di pintu tol Pejagan-Brebes Timur, Jawa Tengah, kemarin, terlihat tidak ada antrean panjang.
 
"Dua hari sebelum Natal memang terjadi lonjakan volume kendaraan, bahkan sempat dilakukan rekayasa. Namun, antrean kendaraan tidak sepanjang waktu arus mudik Lebaran," kata Kepala Unit Laka Lantas Polres Brebes, Iptu Himawan Dwi Candra.
 

 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif