Warga membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Medcom.id/Yurike Budiman
Warga membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Medcom.id/Yurike Budiman

Krisis Air Bersih, Warga Pademangan Pakai Air Galon untuk Kebutuhan Sehari-hari

Nasional DKI Jakarta Pemprov DKI Air Bersih Krisis Air Bersih
Yurike Budiman • 22 September 2021 18:32
Jakarta: Ratusan kepala keluarga (KK) di RT 08 dan RT 014/RW 12, Pademangan Barat, Jakarta Utara mengalami krisis air bersih sejak Minggu, 19 September 2021. Warga terpaksa membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti masak, mandi, dan mencuci baju.
 
"Sehari bisa beli lima air galon untuk memenuhi kebutuhan mandi dan mencuci. Harga satu galon saja Rp5 ribu, dikali lima saja, sudah Rp25 ribu, sudah empat hari begini," kata salah satu warga, Gita, di lokasi, Rabu, 22 September 2021.
 
Gita menuturkan air PAM keruh dan berbau. Sehingga berbusa saat dikucurkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berat (biayanya) juga tiap hari gini. Sekarang sudah enggak ada yang tukang air gerobak, sudah lama," kata Gita.
 
Ketua RT 08, Abdul Safei, mengungkapkan air PAM di wilayahnya sempat mati total selama satu hari. Namun, hari berikutnya air kembali mengalir dengan kondisi keruh dan berbau.
 
"Awalnya tiba-tiba air mati, pas keluar airnya butek, keruh. Dari AETRA-nya sendiri belum ngasih info, belum ada pemberitahuan sampai saat ini," kata Safei.
 
Sebanyak 800 KK terdampak krisis air bersih. Safei berharap pihak pengelola penyedia air bersih segera mengatasi persoalan tersebut.
 
Baca: Awal Musim Hujan, 7 Desa di Klaten Masih Krisis Air Bersih
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif