Anies Diminta Diskusi dengan Pengembang Pulau Reklamasi

Muhammad Al Hasan 26 November 2018 16:56 WIB
reklamasi teluk jakarta
Anies Diminta Diskusi dengan Pengembang Pulau Reklamasi
Progres pembangunan proyek reklamasi Teluk Jakarta terpantau dari udara. Foto: MI/Susanto.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta berkoordinasi dengan pengembang pulau reklamasi. Diskusi diperlukan terkait sikap Anies yang menugaskan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mengelola pulau C, D, dan G. 

"Soalnya yang melakukan reklamasi itu kan bukan Pemprov (Pemerintah Provinsi DKI)," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin, 26 November 2018.

Menurut dia, koordinasi ini demi memberikan kepastian hukum bagi kedua belah pihak. Pasalnya, Anies juga perlu menghindari perkara hukum yang tidak diinginkan. 


Dia menjelaskan pembangunan reklamasi selama ini dilakukan oleh pihak ketiga. PT Kapuk Niaga Indah (KNI) pemegang proyek pulau C dan D, sedangkan pemegang konsesi pulau G adalah PT Muara Wisesa. 

"Ketika itu sudah jadi daratan, Pemprov DKI mengklaim itu, memanfaatkan itu, dan menyerahkan ke Jakpro. Kan enggak fair juga. Soalnya memang enggak ada duit APBD yang kita kucurkan ke situ," jelas dia.

Namun, setuju atau tidaknya, Gembong menyerahkan kebijakan kepada Pemprov. Akan tetapi, dia mengingatkan Anies agar tidak salah langkah sehingga memicu gugatan dari pihak pengembang.

Baca: Pulau Reklamasi Bakal Dibuka untuk Umum

Sebelumnya, Anies menyatakan tak takut digugat lantaran menugaskan PT Jakpro menggarap pulau reklamasi. Anies menilai perusahaan pelat merah paling pas mengurus proyek itu.

"Semua keputusan pemerintah bisa digugat selama ada PTUN. Boleh, enggak apa-apa," kata Anies di kantor TransJakarta, Cawang, Jakarta Timur, Jumat 23 November 2018.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id