Wagub DKI Ahmad Riza Patria. Foto: Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan
Wagub DKI Ahmad Riza Patria. Foto: Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan

Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat Bantu Penanganan Banjir

Nasional banjir jakarta cuaca jakarta dki jakarta cuaca ekstrem musim hujan presiden jokowi Jakarta Banjir prakiraan cuaca
Sri Yanti Nainggolan • 23 Februari 2021 08:38
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta pemerintah pusat berpartisipasi dalam penanganan banjir di aliran Sungai Ciliwung. Pemprov DKI tak bisa mengendalikan banjir sendirian.
 
"Untuk pengendalian banjir, itu tidak bisa sendiri, tidak hanya Jakarta, Bogor, bahkan Depok, Tangerang, bahkan sampai Cianjur itu kita kerja sama," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 22 Februari 2021.
 
Riza meminta Presiden Joko Widodo membentuk satuan petugas (satgas) penanganan banjir. Satgas, kata dia, bisa dibentuk dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya kira mudah-mudahan ke depan, satgas yang dibentuk ini, di bawah kementerian Sofyan Djalil (Menteri Agraria dan Tata Ruang), juga bisa efektif bekerja," kata dia.
 
Baca: Berpotensi Digugat Akibat Banjir, Wagub DKI: Hak Masyarakat
 
Riza juga berharap proyek itu sudah memiliki anggaran yang cukup untuk mengendalikan banjir. "Jadi kita lihat, Insyaallah kami yakin pemerintah pusat memberikan kontribusi yang besar dengan berbagai program dan upayanya," ucap dia.
 
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku pernah mengirim surat kepada Gubernur DKI Anies Baswedan terkait kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. Surat itu dibuat setelah Bima melakukan ekspedisi Ciliwung pada 10-11 November 2020.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif