Polda Metro Jaya menggelar rekontruksi kasus aborsi di Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Agustus 2020. Medcom.id/Christian
Polda Metro Jaya menggelar rekontruksi kasus aborsi di Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat, Rabu, 19 Agustus 2020. Medcom.id/Christian

DKI Dinilai Lalai Awasi Izin Praktik Klinik

Nasional aborsi ilegal
Cindy • 20 Agustus 2020 16:22
Jakarta: Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI) dan kepolisian lalai mengawasi izin usaha dan praktik klinik milik Dr SWS, Senen, Jakarta Pusat. Praktik aborsi iliegal berjalan di klinik tersebut terbongkar setelah lima tahun berjalan.
 
"Kalau sampai lima tahun tidak terdeteksi, artinya tidak jalan koordinasinya," ucap Pengamat Hukum Pidana, Fachrizal Afandi, kepada Medcom.id, Kamis, 20 Agustus 2020.
 
Fachrizal mengatakan perizinan dan pengawasan klinik menjadi tanggung jawab Dinkes DKI. Sementara penegakkan ditangani kepolisian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menilai koordinasi di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tidak berjalan. Sehingga, praktik aborsi tersebut dapat beroperasi cukup lama.
 
"Polisi kan punya intelijen, harusnya bisa koordinasi dengan Dinkes DKI via forum ini, untuk mengungkap kasus praktik aborsi. Nyatanya terjadi kelalaian," ujar Fachrizal.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif