Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Medcom.id

Jurus Anies Persulit Warga Keluar Masuk Jakarta

Nasional Virus Korona Rangkuman Nasional PSBB
Renatha Swasty • 16 Mei 2020 06:27
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus mencari cara mencegah warga keluar masuk Ibu Kota Negara. Teranyar, Anies menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020.
 
Lewat aturan itu Anies memperketat izin seseorang keluar masuk kota Jakarta. Ini demi mencegah penyebaran covid-19 (korona).
 
Mereka yang mau bepergian atau masuk Jakarta harus lebih dulu mengurus izin. Pengurusan izin lewat online.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bagi mereka yang memang punya tugas dalam sektor mendasar dapat izin. Bagi yang tidak, tidak perlu mengurus izin karena izinnya tidak akan diberikan," tegas Anies dalam konferensi pers, Jumat, 15 Mei 2020.
 
Anies menyebut aturan ini tidak berlaku untuk mereka yang tinggal di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). Dia menyebut warga Bodetabek masih bisa bepergian ke Jakarta tanpa izin begitupula sebaliknya.
 
Berikut jurus Anies memperketat keluar masuk Jakarta:

1. Izin Lewat Online

Pengurusan izin keluar masuk dari wilayah Jabodetabek hanya melalui situs corona.jakarta.go.id. Warga bisa mengunduh form aplikasi di website tersebut.
 
Selanjutnya, pemohon mesti melengkapi sejumlah syarat. Mereka yang tak bisa melengkapi syarat tak bakal mendapat izin.
 
"Harus melengkapi dengan surat keterangan yang terkait pekerjaannya, konfirmasi dari RT/RW, juga bukti kegiatan yang akan dilakukan," papar Anies.

2. Surat Izin Pemprov

Pemprov DKI Jakarta betul-betul memikirkan agar surat izin tak dipalsukan. Pemohon bakal mendapat surat izin dari pemprov.
 
Surat ini bisa menjadi tiket bepergian atau masuk wilayah Jabodetabek. Anies menyebut petugas di lapangan hanya akan mengecek surat dari pemprov bukan surat izin lain.
 
"Nanti kalau seseorang mengurus izin akan mendapatkan surat. Surat izin ini ada QR code-nya. Nanti petugas di lapangan tinggal scan QR code-nya, nanti bsa memastikan informasinya benar," papar Anies.
 
Dia menyebut pengendalian tidak lagi di lapangan. Pengecekan juga bukan di lapangan tetapi semua pengecekan atas proses perizinan bagi orang-orang yang dikecualikan dikerjakan secara sistem online.

(Baca: Izin Keluar Masuk Jakarta Berbasis Daring)

3. Izin Terbatas

Anies menyebut tak semua orang bisa mengurus surat izin keluar masuk Jakarta. Mereka yang diizinkan adalah yang mendapat pengecualian selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
 
"Pimpinan petinggi lembaga negara, perwakilan negara asing atau organisasi internasional sesuai hukum internasional, anggota TNI/Polri, petugas jalan tol, petugas covid-19, ambulans, pemadam kebakaran, mobil jenazah, kendaraan angkutan barang yang tidak mengangkut penumpang, pengemudi angkutan obat-obatan dan alat kesehatan, pasien yang membutuhkan pelayanan," papar Anies.
 
Serta, mereka yang memiliki pekerjaan di 11 sektor yang diizinkan saat PSBB. Yakni, kesehatan, bahan pangan makanan dan minuman, energi, komunikasi dan teknologi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar utilitas publik dan objek vital nasional, serta kebutuhan sehari-hari.
 
"Pada intinya pembatasan ini berlaku untuk kawasan Jabodetabek di mana penduduk Jakarta tidak bisa meninggalkan kawasan ini," kata dia.

4. Karantina Bagi Warga yang Masuk Jakarta

Anies memastikan aturan juga berlaku bagi masyarakat yang ingin masuk ke Jakarta. Masyarakat yang akan masuk jakarta harus mengurus izin.
 
"Prosenya dikerjakan bersama Kepolisian sehingga pilihannya adalah tanpa surat berangkat akan diminta kembali dan ada proses karantina bila memang mereka memiliki persyaratan yang dibutuhkan," tutur Anies.
 
Dia meminta masyarakat yang belum jelas dapat melihat info di website corona.jakarta.go.id.
 
(Baca: Anies Keluarkan Pergub Larangan Keluar Masuk Jakarta)
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif