Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Nur Azizah.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Nur Azizah.

Anies: Ingat, Sudah Divaksin Jangan Abai Prokes

Nasional DKI Jakarta Virus Korona vaksin covid-19 pandemi covid-19 Anies Baswedan protokol kesehatan Vaksinasi covid-19 Satu Tahun Covid-19
Candra Yuri Nuralam • 01 Agustus 2021 10:31
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut 7,5 juta warga Ibu Kota sudah divaksin. Anies meminta masyarakat yang sudah divaksin tidak meninggalkan protokol kesehatan (prokes).
 
"Ingat! Meski sudah divaksin jangan abai protokol kesehatan, ya," tulis Anies dalam akun Instagram @aniesbaswedan, Minggu, 1 Agustus 2021.
 
Anies mendorong masyarakat Jakarta yang belum divaksinasi segera mendaftar. Pendaftaran bisa melalui aplikasi JAKI atau tautan corona.jakarta.go.id/vaksinasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Situasi Terkait Covid-19 di Jakarta Membaik, Anies: Jangan Kasih Kendur
 
Menurut dia, protokol kesehatan merupakan harga mati untuk warga Ibu Kota. Vaksinasi tidak akan maksimal jika masyarakat tetap mengabaikan protokol kesehatan.
 
"Perlindungan terhadap tubuh masih dibutuhkan, jalani 6M: Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama," ujar Anies.
 
Dia menyebut pandemi hanya bisa diselesaikan dengan kerja sama kepatuhan protokol kesehatan dengan masyarakat. Pemerintah tidak bisa kerja sendiri untuk hilangkan pandemi.
 
"Mari saling mengingatkan, jaga dirimu, dan orang lain," tutur Anies.

Vaksin untuk Indonesia


Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif