Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Kautsar.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Kautsar.

Situasi Terkait Covid-19 di Jakarta Membaik, Anies: Jangan Kasih Kendur

Nasional DKI Jakarta Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Anies Baswedan Satu Tahun Covid-19
Fachri Audhia Hafiez • 01 Agustus 2021 09:09
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaporkan situasi terkait covid-19 di Ibu Kota yang kian membaik. Ia berharap publik menjaga kondisi tersebut agar tak lagi terjadi pemburukan.
 
"Jangan kasih kendur, jangan lengah, (jangan) sampai momentum perbaikan ini berbalik," kata Anies melalui akun Instagram-nya, dikutip Minggu, 1 Agustus 2021.
 
Anies meminta masyarakat tak buru-buru menganggap penanganan covid-19 telah berhasil. Lalu, mulai berkegiatan tanpa memerhatikan protokol kesehatan (prokes).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terus kurangi mobilitas, terus jaga prokes dengan tertata. Harus sampai tuntas," ujar Anies.
 
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menuturkan saat ini kasus aktif covid-19 di Jakarta kini berada di angka 19 ribu. Pada 16 Juli 2021, jumlah kasus aktif sempat menyentuh 113 ribu.
 
Rasio tempat tidur terpakai atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit (RS) di Jakarta juga menurun 70 persen. Lalu, antrean di instalasi gawat darurat (IGD) juga diklaim sudah terurai.
 
Baca: Tembus 7,5 Juta Orang, DKI Jakarta Lampaui Target Vaksinasi
 
Positivity rate juga turun dan berada di kisaran 15 persen. Positivity rate di Ibu Kota sempat menyentuh 45 persen.
 
Tren pemakaman dengan protokol covid-19 saat ini sejumlah 150-200 per hari. Jumlah ini turun dibandingkan dua pekan lalu sebanyak 350-400 per hari.
 
Anies juga mengungkap penurunan pasien isolasi mandiri (isoman) yang meninggal. Tren kematian isoman menjadi lima orang per hari dari sebelumnya 75 pasien per hari.
 
"Ini semua adalah hasil usaha begitu banyak pihak, termasuk kita semua seluruh masyarakat yang mengurangi mobilitas, menjaga prokes dengan amat tertata selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat kali ini," ujar Anies.
 
Anies juga mengingatkan bahwa penambahan kasus covid-19 masih tinggi. Penambahan berkisar 3.000 ribu per hari.
 
Positivity rate juga mesti dikejar hingga fase ideal di bawah 5 persen. Lalu, BOR RS juga dikondisikan berada di bawah 60 persen.
 
"Saya ingatkan juga hati-hati (bahwa) ini belum selesai, kita belum menang," kata Anies.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif