Ilustrasi rumah-rumah waga di Sunter digusur. Medcom.id/Yurike Budiman
Ilustrasi rumah-rumah waga di Sunter digusur. Medcom.id/Yurike Budiman

Sosialisasi Penggusuran Sunter Dinilai Kurang Lama

Nasional penggusuran penggusuran rumah
Sri Yanti Nainggolan • 22 November 2019 16:27
Jakarta: Anggota DPRD DKI Fraksi PDI Perjuangan Ima Mahdiah membandingkan cara penggusuran Gubernur Anies Baswedan dengan pendahulunya Basuki Tjahaja Purnama (BTP). Menurut dia, BTP lebih matang dalam persiapan.
 
"Kalau tak salah dulu bapak (BTP) itu sampai empat kali sosialisasi, setelah itu rusunnya disediakan, diisikan, baru mereka dipindahkan," ujar Ima saat dihubungi, Jumat, 22 November 2019.
 
Ima menyayangkan sosialisasi yang dilakukan Anies terlalu cepat. Sosialisasi dilakukan dua bulan sebelum penggusuran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyarankan sosialisasi runtut secara jenjang dari wali kota, camat, kemudian lurah. Setiap penanggung jawab wilayah juga diminta sosialisasi pada warga.
 
Ima menilai penggusuran di Sunter mendadak. "Kalau saya pribadi sih bukan masalah itunya (janji politik) ya. Tapi masalah aturan mereka disediakan tempat dulu. Diisiin, disosialisasikan," tutur dia.
 
Pemprov DKI Jakarta menggusur bangunan liar di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penggusuran guna mendukung program pemerintah menormalisasi saluran air.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif