Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.

Anies Dinilai Cuma Janji Soal Penggusuran

Nasional penggusuran
Fachri Audhia Hafiez • 19 November 2019 04:47
Jakarta: Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) menilai janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penggusuran hanya janji di bibir atau lip service. Anies disebut tak konsisten, karena pernah menjanjikan bahwa tidak akan ada penggusuran saat masa pemerintahannya.
 
"Apa yang diucapkan saat kampanye itu hanya 'lip service' untuk mendapatkan simpati masyarakat, maka Pak Anies sampaikan program itu (tak menggusur). Tapi kan apa yang diucapkan tidak konsisten, faktanya hari ini Pak Anies melakukan penggusuran," ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono di Jakarta seperti dilansir Antara, Senin, 18 November 2019.
 
Gembong mengatakan, dengan melakukan penggusuran di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Anies telah mengikuti jejak yang pernah dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia bilang, Ahok sempat menyinggung dalam debat kampanye Pilkada DKI untuk menata Jakarta tak mungkin tanpa penggusuran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pasti, tidak ada cara lain untuk menata Jakarta, mau tidak mau harus melakukan itu. Tapi, apa yang dilakukan itu (penggusuran) kan kontradiksi dengan apa yang diucapkan," ujar Gembong.
 
Kendati demikian, Gembong kini mendorong agar Anies menyediakan tempat yang layak bagi korban penggusuran. "Pasti ingkar (ada penggusuran). Tidak ada cara lain, sekarang Fraksi PDI Perjuangan mendorong yang tergusur mendapat tempat yang layak huni bagi mereka," ujar Gembong.
 
Pemerintah Kota Jakarta Utara dibantu 1.500 personel gabungan dari kepolisian, satpol PP dan PPSU melakukan penertiban bangunan di Jalan Sunter Agung Perkasa VIII, Kamis, 14 November 2019. Penertiban tersebut berujung bentrok lantaran warga mempertahankan bangunan mereka yang sudah ditinggali sejak puluhan tahun tersebut.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif