NasDem Tunggu Gerindra dan PKS Soal Posisi Wagub DKI

Nur Azizah 19 September 2018 08:11 WIB
Pengganti Sandiaga Uno
NasDem Tunggu Gerindra dan PKS Soal Posisi Wagub DKI
Ketua fraksi partai NasDem Bestari Barus. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia
Jakarta: Perebutan kursi wakil gubernur DKI Jakarta kian panas. Partai Gerindra maupun PKS bersaing mengajukan nama kader terbaiknya.

Di Partai Gerindra, nama Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik menjadi satu-satunya nama yang muncul. Sementara di kubu PKS ada sejumlah nama, mulai dari Ketua DPP PKS DKI Jakarta Mardani Ali Sera, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Nurmansyah Lubis, hingga Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Perebutan kursi Wagub itu pun menarik perhatian sejumlah partai oposisi. Salah satunya partai besutan Surya Paloh, NasDem.


Ketua fraksi partai NasDem Bestari Barus berharap lawan Taufik yang apple to apple. Sebanding. Sebut saja, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana dari PKS.

"M Taufik lawan Triwisaksana itu apple to apple. Kalau itu terjadi, pilihannya jadi 50:50. Sangat apple to apple karena mereka ini kader DKI tulen. Mengerti seluk beluk pemerintahan DKI," kata Bestari di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa 18 September 2018.

Bila PKS memajukan kader lainnya, Bestari hampir yakin Taufik akan menang. Pasalnya, kader lain dari PKS kurang memahami permasalahan di Ibu Kota.

"Kalau Pak Mardani yang dimajukan, artinya PKS memberi jalan mudah bagi Gerindra untuk menang," ungkap dia.

Baca: PKS Tagih Komitmen Prabowo

Kendati begitu, Bestari tak mau terlibat jauh terkait 'konflik' tersebut. Ia akan menunggu siapa calon wagub yang diusung kedua partai.

"Soal wagub ini kita tunggu nama-nama dari dua partai itu, kita ikut aturan saja. Lalu kita pilih yang terbaik lah. Yang pantas mencalonkan kan bukan kita," pungkasnya.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id