Ilustrasi PSBB/MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
Ilustrasi PSBB/MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Pengawasan Perkantoran di Jakarta Diperketat Selama PPKM Jawa-Bali

Nasional Virus Korona PSBB pandemi covid-19 PSBM
Sri Yanti Nainggolan • 08 Januari 2021 18:50
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperketat pengawasan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali mulai 11 Januari 2021. Terutama aturan kapasitas bekerja dari rumah sebanyak 75 persen.
 
"Kami dari internal, dari Satpol PP, Disnakertrans (Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi) bersama Polda Metro dan Kodam Jaya akan terus melakukan pengawasan secara intensif," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 8 Januari 2021.  
 
Dia mengungkapkan tiap kantor akan menunjuk penanggung jawab untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan benar. Tujuannya agar penularan virus covid-19 bisa ditekan makin maksimal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Total Denda PSBB Jakarta Mencapai Rp5,7 M
 
Sebelumnya, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengumumkan poin-poin kebijakan pembatasan baru yang berlaku mulai 11-25 Januari 2020, untuk masyarakat di Jawa-Bali. Salah satunya tentang kapasitas kantor dan jam operasional mal.
 
"Membatasi tempat kerja dengan work from home 75 persen dengan melakukan protokol kesehatan secara ketat," kata Airlangga di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 6 Januari 2020.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif