Aplikasi Waze.
Aplikasi Waze.

Lokasi Kamera Tilang Elektronik Terdeteksi di Waze

Nasional tilang elektronik sistem tilang elektronik
Siti Yona Hukmana • 13 Agustus 2019 13:19
Jakarta: Aplikasi Waze atau perangkat navigasi bisa menunjukkan titik-titik kamera tilang elektronik (e-TLE). Hal ini diharapkan membuat masyarakat lebih disiplin.
 
"e-TLE tidak hanya penegakan hukum, ada unsur prevensi dan edukasi melalui aplikasi Waze sehingga terwujudnya budaya tertib berlalu lintas," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP I Made Agus Prasatya saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Menurut Agus, seluruh tata letak kamera bisa terdeteksi lewat waze. Sehingga, tak ada alasan bagi pengendara untuk melanggar lalu lintas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sungguh terlalu jika masih ada pengendara yang melanggar lalu lintas," ujar Agus.
 
Agus mengatakan langkah ini juga dilakukan untuk menepis anggapan petugas selalu meraup keuntungan dari penindakan hukum atau tilang. Dia menegaskan pemikiran tersebut salah besar.
 
Baca:81 Kamera Tilang Elektronik Dipasang September 2019
 
Agus pun berharap pengendara tertib berlalu lintas bukan lantaran takut ditilang. Namun, kesadaran menaati peraturan lalu lintas tersebut.
 
"Jangan hanya gara-gara itu (warning kamera e-TLE) kita jadi tertib berlalu lintas ya. Jadikanlah tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan demi kelancaran dan keselamatan Anda di jalan raya," pungkas Agus.
 
Direktorat Lalu lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerapkan e-TLE sejak 1 November 2018. Ada 12 kamera yang terpasang di sejumlah ruas protokol.
 
Kamera tersebut terpasang di kawasan Sudirman-Thamrin. Antara lain di JPO MRT Senayan, JPO MRT Semanggi, JPO Kementerian Pariwisata (Kemenpar), JPO MRT Kemenpan RB, Fly Over Sudirman, Simpang Bundaran Patung Kuda, Fly Over Thamrin, Simpang Sarinah, Simpang Sarinah Starbucks, dan JPO Plaza Gajah Mada.
 
Jenis pelanggaran yang dapat terekam oleh kamera tersebut yakni melanggar marka jalan, lampu merah, ganjil genap, tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan handphone saat berkendara, dan kecepatan maksimal 40km/jam.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif