Kepala Seksi STNK Kompol Arif Fazrulrahman. Foto: Siti Yona Hukmana/Medcom.id
Kepala Seksi STNK Kompol Arif Fazrulrahman. Foto: Siti Yona Hukmana/Medcom.id

81 Kamera Tilang Elektronik Dipasang September 2019

Nasional tilang elektronik
Siti Yona Hukmana • 01 Juli 2019 16:55
Jakarta: Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah mengajukan pengadaan 81 kamera tilang elektronik (e-TLE) ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Seluruh kamera itu akan dipasang pada September 2019.
 
"PMJ sudah mendapat dukungan dari Bapak Gubernur (DKI Jakarta) Anies Baswedan untuk 81 kamera itu," kata Kepala Seksi STNK Kompol Arif Fazrulrahman di Polda Metro Jaya, Senin, 1 Juli 2019.
 
Kamera e-TLE itu akan disebar di 37 titik. Hal tersebut sesuai dengan rencana pengembangan penerapan tilang elektronik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu nanti tersebar di Jakarta Utara, Jakarta Selatan. Pokoknya di seluruh wilayah DKI Jakarta yang jalur-jalur lalu lintas padat kendaraan, rawan pelanggaran atau mempunyai akses objek vital cukup tinggi," ujar Arif.
 
Kamera e-TLE itu akan merekam sejumlah pelanggaran, yakni melewati marka jalan, lampu merah, dan traffic light (TL). Kemudian pelanggaran ganjil genap, tidak menggunakan sabuk pengaman, pelanggaran menggunakan handphone saat berkendara, dan pelanggaran kecepatan maksimal 40 kilometer per jam.
 
Arif belum bisa membeberkan anggaran yang dikeluarkan untuk pemasangan kamera e-TLE ini. Pasalnya, anggaran baru dipetakan oleh jajarannya. Pengadaan barang tersebut dilakukan oleh Pemprov DKI yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub).
 
"Hasil diskusi kita dengan Pak Gubernur Anies, Pak Dirlantas Kombes Yusuf sepenuhnya mendukung ini, karena ini adalah identitas Jakarta harus lebih maju dari kota lain," ungkap Arif.
 
Ditlantas Polda Metro Jaya saat ini telah mempunyai 12 kamera tilang elektronik. Dua kamera telah diterapkan sejak 1 November 2018. Sementara itu, 10 kamera baru diterapkan hari ini.
 
Dua belas kamera ini ditempat di kawasan Sudirman-Thamrin. Di antaranya, JPO MRT Senayan, JPO MRT Semanggi, JPO Kemenpar, JPO MRT Kemenpan RB, Fly Over Sudirman, Simpang Bundaran Patung Kuda, Fly Over Thamrin, Simpang Sarinah, Simpang Sarinah Starbucks, dan JPO Plaza Gajah Mada.
 
Tilang elektronik ini dinilai mampu menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas hingga 40 persen. Ke depan, tilang elektronik ditargetkan dapat menekan jumlah pelanggaran di atas 50 persen.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif