Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Yani Wahyu. Foto: Medcom.id/Adin.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Yani Wahyu. Foto: Medcom.id/Adin.

DKI Bongkar Puluhan Reklame Ilegal

Nasional papan reklame
Nur Azizah • 28 Desember 2018 10:33
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menertibkan 46 papan reklame tak berizin atau ilegal. 39 di antaranya dibongkar sendiri oleh pemiliknya setelah diberikan surat teguran.
 
"39 papan reklame sudah ditebang sendiri dan tujuh ditertibkan Tim Terpadu Penertiban," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta,Yani Wahyu saat dihubungi, Jumat, 28 Desember 2018.
 
Pemprov DKI menargetkan akan menertibkan 60 papan reklame ilegal yang tersebar di kawasan Kuningan, Gatot Subroto, dan Harmoni.
 
Salah satu reklame yang ditertibkan yang memasang wajah Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia Tsamara Amany di Kawasan Gatot Subroto. Pemprov juga menyegel papan reklame yang memasang iklan girlband asal Korea Selatan Black Pink di Kawasan Rasuna Said.
 
"Jadi sisa 14 reklame yang belum ditertibkan. Tapi di luar target ada empat reklame yang sudah bongkar sendiri oleh pemiliknya. Jadi total ada 43 yang dibongkar sendiri," katanya.

Baca: Anies akan `Tebang` Reklame Ilegal

Yani menuturkan, penertiban papan reklame tak berdasarkan pada konten iklan, melainkan pada izin kontruksinya.
 
"Kalau konten siapapun boleh, tapi itu bukan menjadi ukuran. Yang menjadi ukuran adalah kontruksi reklame itu berizin atau tidak," tegas dia.
 
Penertiban papan reklame sudah berjalan sejak Jumat, 19 Oktober 2018 lalu. Saat itu, yang pertama kali ditertibkan papan reklame milik PT Warna Warni Media. Izin Mendirikan Bangunan-Bangunan Reklame (IMB - BR) PT Warna Warni Media telah habis sejak 31 Agustus 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?




(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi