Vandalisme Mengotori Kesucian Ramadan

Fachri Audhia Hafiez 06 Juni 2018 07:15 WIB
vandalisme
Vandalisme Mengotori Kesucian Ramadan
Waketum MUI Zainut Tauhid Sa'adi/Medcom.id/Fachri Audia Hafiez
Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (Indonesia) menyayangkan aksi pemuda yang melakukan vandalisme di Underpass Mampang, Jakarta Selatan. Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan tindakan itu tak sesuai ajaran agama.

"Karena itu sudah mengurangi amalan ibadah di bulan puasa. Bahkan mengotori dan mencederai kesucian ramadan," kata Zainut di Gedung MUI, Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018.

Baca: Pelaku Vandalisme Underpass Mampang Diburu


Menurut Zainut, ramadan yang tersisa 10 hari ke depan sebaiknya dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kegiatan pemuda lebih bermanfaat jika mengisi ramadan di masjid-masjid.

"Lebih bagus itu kita ramaikan masjid-masjid untuk melakukan itikaf. Saya kira lebih punya nilai spiritual, nilai budi daya yang tinggi daripada membuang waktu di jalanan yang justru itu akan banyak mudaratnya," tutur Zainut.

Sebelumnya, sekelompok pemuda yang tengah mengikuti sahur on the road (SOTR) melakukan tindakan vandalisme di Underpass Mampang. Mereka mencorat-coret dinding Underpass Mampang menggunakan cat semprot dengan berbagai warna.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id