Peseda menggowes pada pembukaan kembali CFD di Jakarta Pusat, Minggu, 21 Juni 2020. Foto: Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan
Peseda menggowes pada pembukaan kembali CFD di Jakarta Pusat, Minggu, 21 Juni 2020. Foto: Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan

Kawasan Khusus Sepeda Ditiadakan

Nasional Virus Korona PSBB
Sri Yanti Nainggolan • 14 Agustus 2020 13:59
Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta meniadakan 32 kawasan khusus pesepeda (KKP). Pasalnya, petugas masih menemukan pelanggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada warga yang beraktivitas.
 
"Pelanggaran protokol kesehatan cukup tinggi, ada warga yang tidak menggunakan masker, tidak mengindahkan dan tetap kongko-kongko sehingga menimbulkan kerumunan," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan resmi, Jumat, 14 Agustus 2020.
 
Menurut dia, warga rentan terhadap covid-19 seperti lansia, anak-anak usia di bawah 9 tahun, dan para ibu hamil terlihat berada di KKP meski sudah dilarang. KKP akhirnya dihentikan sembari evaluasi untuk implementasi selanjutnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, warga masih bisa berolahraga di jalur sepeda dan ruang terbuka hijau (RTH) yang telah dibuka kembali. Selain itu, jalur sepeda sepanjang 63 km dan jalur sepeda sementara Sudirman-Thamrin-Merdeka Barat masih bisa dipakai.
 
Warga juga diperbolehkan berolahraga, seperti di Taman Tebet dan Gelora Bung Karno (GBK). Lokasi ini bisa dipakai untuk joging.
 
Baca: 17.172 Warga DKI Tak Pakai Masker
 
"Dengan catatan tidak melakukan kerumunan dan menaati protokol kesehatan," tegas dia.
 
KKP di 32 lokasi disediakan sejak 28 Juni 2020. Personel gabungan dari TNI-Polri, Dishub DKI Jakarta, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disiagakan untuk memantau hingga menindak masyarakat jika diperlukan.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif