Jakarta: Penerapan tiket elektronik (e-Ticketing) disambut baik oleh sejumlah perusahaan moda transportasi kapal ferry dan bus. Sistem ini dinilai dapat memangkas antrean calon penumpang.
Vice President Corporate Communication PT ASDP Indonesia Ferry, Imelda Alini mengatakan, penjualan tiket online merupakan alternatif yang diberikan kepada calon penumpang selain melalui loket.
"Dengan beli tiket online, calon penumpang tidak perlu antre di pelabuhan dan dapat menikmati jalur khusus di pelabuhan," kata Imelda saat peluncuran e-ticketing di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu, 4 Maret 2018.
Baca: Cegah Korupsi, Pemerintah Luncurkan Aplikasi e-Tilang
Dengan e-Ticketing ini calon penumpang bisa membeli lebih dari 20 lintasan penyeberangan seperti Merak-Bakauheni, Bakauheni-Merak, Muara Angke-Pulau Kelapa, Pulau Kelapa-Muara Angke, Ketapang-Gilimanuk, Gilimanuk-Ketapang, Padang Bai-Lembar, Lembar-Padang Bai, Kayangan-Pototano, Pototano-Kayangan, Bitung-Ternate, Ternate-Bitung, Bawean-Gresik, dan Gresik-Bawean.
Lalu, Kamal-Ujung, Ujung-Kamal, Bawean-Paciran, Paciran-Bawean, Muara Angke-Pulau Pramuka, Pulau Pramuka-Muara Angke, Muara Angke-Pulau Untung Jawa, dan Pulau Untung Jawa-Muara Angke. Pembelian tiket melalui website ASDP Indonesia Ferry.
Sistem e-Ticketing ini juga diterapkan kepada industri Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) demi menunjang kenyamanan calon penumpang. Ketua Umum DPP Organda, Adrianto Djokosoetono menyebut sistem e-Ticketing ini sebagai bentuk pembenahan dari sisi teknologi.
"Industri bus antar kota perlu melakukan berbagai perubahan baik dari sisi teknologi seperti sistem e-ticketing," kata Adrianto.
Jakarta: Penerapan tiket elektronik (
e-Ticketing) disambut baik oleh sejumlah perusahaan moda transportasi kapal ferry dan bus. Sistem ini dinilai dapat memangkas antrean calon penumpang.
Vice President Corporate Communication PT ASDP Indonesia Ferry, Imelda Alini mengatakan, penjualan tiket
online merupakan alternatif yang diberikan kepada calon penumpang selain melalui loket.
"Dengan beli tiket
online, calon penumpang tidak perlu antre di pelabuhan dan dapat menikmati jalur khusus di pelabuhan," kata Imelda saat peluncuran
e-ticketing di Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Minggu, 4 Maret 2018.
Baca:
Cegah Korupsi, Pemerintah Luncurkan Aplikasi e-Tilang
Dengan
e-Ticketing ini calon penumpang bisa membeli lebih dari 20 lintasan penyeberangan seperti Merak-Bakauheni, Bakauheni-Merak, Muara Angke-Pulau Kelapa, Pulau Kelapa-Muara Angke, Ketapang-Gilimanuk, Gilimanuk-Ketapang, Padang Bai-Lembar, Lembar-Padang Bai, Kayangan-Pototano, Pototano-Kayangan, Bitung-Ternate, Ternate-Bitung, Bawean-Gresik, dan Gresik-Bawean.
Lalu, Kamal-Ujung, Ujung-Kamal, Bawean-Paciran, Paciran-Bawean, Muara Angke-Pulau Pramuka, Pulau Pramuka-Muara Angke, Muara Angke-Pulau Untung Jawa, dan Pulau Untung Jawa-Muara Angke. Pembelian tiket melalui website ASDP Indonesia Ferry.
Sistem
e-Ticketing ini juga diterapkan kepada industri Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) demi menunjang kenyamanan calon penumpang. Ketua Umum DPP Organda, Adrianto Djokosoetono menyebut sistem
e-Ticketing ini sebagai bentuk pembenahan dari sisi teknologi.
"Industri bus antar kota perlu melakukan berbagai perubahan baik dari sisi teknologi seperti sistem
e-ticketing," kata Adrianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)