Ilustrasi RASUD Koja - ANT/Muhammad Adimaja.
Ilustrasi RASUD Koja - ANT/Muhammad Adimaja.

Pelayanan Kesehatan di RSUD Koja Dijamin Lancar

Nasional rsud
Nur Azizah • 03 Juli 2019 15:33
Jakarta: Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memastikan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara tak terganggu. Dia telah menyiapkan RSUD dan puskesmas terdekat bila terjadi kendala.
 
"Untuk menyikapi layanan kita minta menajemen untuk tidak terganggu dan kita siapkan rumah sakit penyangga dan puskesmas sekitar," kata Widyastuti di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.
 
RSUD yang dimaksud ialah RSUD Tugu Koja dan Cilincing. Kedua RSUD itu kini telah ditingkatkan statusnya dari RSUD tipe D menjadi tipe C.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembangunan RSUD Koja mangkrak sejak 2018. Pembangunan rumah sakit itu terkendala kontrak kerja dengan pengembang PT Bangun Kasih.
 
"Seharusnya pembangunan dimulai April tapi baru bila dilaksanakan Agustus karena April penghapusan aset belum selesai," ujar dia.
 
(Baca juga:Anies Minta Inspektorat Selidiki Pembangunan RSUD Koja)
 
Sejak Agustus hingga Desember 2018 pembangunan RS 16 lantai itu belum selesai. Pihak RSUD Koja memberikan waktu 90 hari untuk pengembang menyelesaikan.
 
"Tapi enggak selesai juga. Akhirnya kami putus kontrak. Sekarang kita sedang menurunkan tim untuk mengkaji berapa prestasinya, capaian yang dihasilkan berapa. Baru nanti kita tentukan langkah selanjutnya," pungkas dia.
 
Sebelumnya, fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta menyoroti pembangunan RS Koja yang terbengkalai sejak 2018. "Pembangunan RS Koja tertunda akibat lelang yang berlarut-larut dan berkepanjangan," kata anggota fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Ruddin Akbar Lubis.
 
Fraksi Golkar juga mengkritisi Rumah Sakit tipe D Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang memberlakukan kuota di sejumlah poli. Dalam sehari, mereka hanya membatasi 25 pasien.
 
"Apakah kebijakan ini dibenarkan dan apakah instruksi Gubernur atau kebijakan Kepala RSUD Kebon Bawang?," pungkas Ruddin.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif