Jakarta: Pihak Diskotek Exotic mengaku bingung menindaklanjuti langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menutup tempat usahanya. Bahkan, pihak tempat hiburan ini menyesalkan keputusan Pemprov DKI yang melakukan penutupan secara sepihak.
"Belum sampai berpikir ke sana. Sebenarnya kita itu nurut sama Pemprov, enggak mau menyerang, enggak mau bantah. Makanya kita bingung, enggak habis pikir, menyesal dan prihatin," kata Kepala Humas Diskotek Exotic Tete Martadilaga saat ditemui di Diskotek Exotic, Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis, 19 April 2018.
Tete menjelaskan sekitar 300 karyawan Diskotek Exotic telah dirumahkan usai penutupan tersebut. Dia berharap pemprov DKI bisa memberi perhatian lebih terhadap ratusan mantan karyawan Diskotek Exotic, salah satunya dengan program OK OCE.
Baca: 300 Karyawan Diskotek Exotic `Dirumahkan`
"Ya karyawan pasti mau lah kalau emang itu OK OCE itu prosesnya cepatlah, kalau prosesnya sampai setengah tahun satu tahun keburu mati, emang mereka gak perlu makan," jelas Tete.
Hari ini Petugas Satpol PP DKI Jakarta resmi menutup Diskotek Exotic di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Pusat. Penyegelan dilakukan 40 petugas sekitar pukul 10.00 WIB.
Penyegelan berjalan lancar tanpa adanya protes pihak diskotek. Namun, petugas enggan memberi keterangan soal eksekusi tempat hiburan malam itu.
Jakarta: Pihak Diskotek Exotic mengaku bingung menindaklanjuti langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menutup tempat usahanya. Bahkan, pihak tempat hiburan ini menyesalkan keputusan Pemprov DKI yang melakukan penutupan secara sepihak.
"Belum sampai berpikir ke sana. Sebenarnya kita itu nurut sama Pemprov, enggak mau menyerang, enggak mau bantah. Makanya kita bingung, enggak habis pikir, menyesal dan prihatin," kata Kepala Humas Diskotek Exotic Tete Martadilaga saat ditemui di Diskotek Exotic, Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis, 19 April 2018.
Tete menjelaskan sekitar 300 karyawan Diskotek Exotic telah dirumahkan usai penutupan tersebut. Dia berharap pemprov DKI bisa memberi perhatian lebih terhadap ratusan mantan karyawan Diskotek Exotic, salah satunya dengan program OK OCE.
Baca: 300 Karyawan Diskotek Exotic `Dirumahkan`
"Ya karyawan pasti mau lah kalau emang itu OK OCE itu prosesnya cepatlah, kalau prosesnya sampai setengah tahun satu tahun keburu mati, emang mereka gak perlu makan," jelas Tete.
Hari ini Petugas Satpol PP DKI Jakarta resmi menutup Diskotek Exotic di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Pusat. Penyegelan dilakukan 40 petugas sekitar pukul 10.00 WIB.
Penyegelan berjalan lancar tanpa adanya protes pihak diskotek. Namun, petugas enggan memberi keterangan soal eksekusi tempat hiburan malam itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)