Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Panca Syurkani
Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Panca Syurkani

Pemprov DKI Diminta Tuntaskan Normalisasi Sungai

Nasional banjir jakarta DKI Jakarta Pemprov DKI Jakarta Banjir DPRD DKI Jakarta Antisipasi Banjir Jakarta
Putri Anisa Yuliani • 05 Mei 2022 17:54
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta bergerak cepat mengatasi banjir di Ibu Kota akibat air kiriman. Salah satunya merampungkan program normalisasi.
 
"Normalisasi harus dipercepat. Masih ada dana PEN untuk normalisasi yang belum terserap Rp371 miliar. Ini kita dorong untuk dituntaskan tahun ini. Kepala Dinas SDA sudah menyanggupi," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh saat dihubungi Media Indonesia, Kami, 5 April 2022.
 
Nova mengatakan dalam rapat kerja, Dinas SDA menyebut pembebasan lahan menjadi kendala utama dalam melakukan normalisasi. Hingga saat ini, baru puluhan bidang lahan di Kelurahan Rawajati yang berhasil dibebaskan Pemprov DKI untuk normalisasi Kali Ciliwung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalaupun normalisasi belum bisa cepat, setidaknya Pemprov DKI harus menyiapkan embung-embung dan waduknya agar bisa menahan sebagian debit air agar tidak membanjiri permukiman warga. Kalau tidak ada yang menahan, ya akan sulit. Apalagi, dua waduk di Ciawi juga belum selesai dan belum berfungsi," tegasnya.
 
Baca: Takut Melanggar Hukum, DKI Hati-hati Mengambil Kebijakan Normalisasi Sungai
 
Menurut dia, penyediaan pompa mobile maupun pompa stasioner tak bisa lagi menjadi solusi. Sebab, pompa hanya menangani jangka pendek dan tidak akan berperan maksimal saat area tampungan air sudah penuh.
 
"Kalau air sungainya saja meluap, pompa buang airnya kemana? Jadi ini mau tidak mau harus cepat. Waduk-waduk kita harus segera diselesaikan juga seperti Waduk Pondok Ranggon, Waduk Kampung Rambutan, dan Waduk Brigif. Ketiga waduk ini harus juga segera diselesaikan," kata dia.
 
Meski Jakarta tidak diguyur hujan lebat, sebanyak 35 RT tetap tergenang banjir sejak pagi karena air kiriman dari Bogor. Status tinggi muka air di Bendung Katulampa semalam tercatat mencapai 130 cm atau Siaga 3 yang menyebabkan Kali Ciliwung meluap.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif