Puing Halte TransJakarta Bundaran HI setelah dibakar massa unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja. Antara/Dhemas Reviyanto
Puing Halte TransJakarta Bundaran HI setelah dibakar massa unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja. Antara/Dhemas Reviyanto

Perbaikan Halte TransJakarta Rampung Akhir Tahun

Nasional transjakarta Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Cindy • 11 Oktober 2020 09:08
Jakarta: PT TransJakarta menargetkan perbaikan halte-halte yang rusak imbas demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) selesai akhir tahun 2020. Perbaikan 46 halte itu dilakukan secara bertahap.
 
"Proses perbaikan akan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan halte di mana waktu penyelesaiannya akan menyesuaikan dengan tingkat kerusakan itu sendiri," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo lewat keterangan tertulis, Minggu, 11 Oktober 2020.
 
Jhony menyebut halte yang mengalami kerusakan ringan, seperti kaca pecah dan vandalisme dapat diperbaiki dalam waktu tiga hari. Sedangkan halte dengan kerusakan sedang sampai berat diperkirakan selesai dalam tiga sampai empat minggu ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sementara itu untuk halte yang masuk dalam kategori rusak parah, terutama yang disebabkan hangus terbakar diperlukan waktu lebih lama bisa sampai 1-2 bulan ke depan," kata dia.
 
Baca: Perbaikan 46 Halte TransJakarta Ditargetkan Rampung Lima Pekan
 
Halte yang masuk kategori rusak parah akibat dibakar antara lain Halte Bundaran Hotel Indonesia, Halte Tosari, dan Halte Sawah Besar. Menurut Jhony, ketiga halte tersebut perlu direkonstruksi ulang.
 
Jhony memastikan TransJakarta tetap melayani penumpang meski sejumlah halte perlu diperbaiki. Pelayanan dilakukan dengan sejumlah penyesuaian dan peralihan rute.
 
"Kami tetap mengupayakan agar semua masyarakat tetap bisa terlayani mobilitasnya terutama kebutuhan dalam hal transportasi untuk kegiatan sehari-hari," kata dia.
 
Sebanyak 46 halte TransJakarta rusak akibat demonstrasi UU Ciptaker berujung ricuh pada Kamis, 8 Oktober 2020. Kerugian ditafsir mencapai Rp65 miliar.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif