Pedagang menyortir cabai yang dijual di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)
Pedagang menyortir cabai yang dijual di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

Harga Sembako di Jakarta Stabil

Nasional harga sembako pemprov dki kebutuhan pokok
Nur Azizah • 10 Juni 2019 13:27
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut harga kebutuhan pokok di DKI Jakarta relatif stabil bahkan turun pasca-Lebaran. Dia mencontohkan harga tepung terigu saat ini hanya di kisaran Rp8 ribu per kilogram.
 
"Alhamdullilah sejauh ini semua pasokan kebutuhan pokok pangan di Jakarta aman. Karena aman itulah harga harga mayoritas turun," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juni 2019.
 
Anies menyampaikan ketersediaan stok membuat harga menurun. Dengan begitu, ia menjamin kebutuhan rumah tangga warga DKI aman hingga beberapa waktu ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Mendikbud ini mengaku memiliki trik khusus untuk mengatur sembako pascalebaran. Satuan Kerja Perangkat Daerah merumuskan dan mengukur kebutuhan pangan di Jakarta.
 
BUMD, kata Anies, seperti Jakarta Food, Pasar Jaya, dan Dharma Jaya bertugas memastikan stok. Pembagian tugas ini sudah berjalan delapan tahun lalu.
 
Baca juga:ASN DKI Diminta Lapor Jika Menerima Parsel
 
"Jadi, BUMD sekarang punya kerja sama yang lebih luas dengan penyuplai kebutuhan pokok. Dan itu membuat harga-harga menjadi stabil karena pasokannya aman. Dan ini strategis sekali," kata dia.
 
Ketersediaan bawang putih di DKI Jakarta sempat mengalami surplus hingga 500 ton. Saat ini stok bawang putih mencapai 1.825 ton, lebih besar dari jumlah kebutuhan yang hanya berkisar 1.386 ton.
 
Ketersediaan bawang putih itu didapat dari sejumlah importir dan BUMD. PD Pasar Jaya menyediakan 30 ton, Food Station menyediakan 70 ton, dan pedagang sekitar 1.500 ton.
 
Adapun distributor menyumbang 200 ton bawang putih dan PT Pasar Komoditas Jakarta sekitar 25 ton. Selain bawang putih, kebutuhan daging sapi juga dinyatakan aman.
 
Saat ini stok daging sapi mencapai 10.377 ton dari total kebutuhan 5.069. Ketersediaan daging sapi ini di dapat dari Dharma Jaya sebanyak 345 ton, Pasar Jaya 14 ton, dan importir sekitar 995 ton.
 
Tak hanya daging potong, Pemprov DKI juga menyediakan 156 ekor sapi untuk stok. Komoditas lainnya yang juga mengalami surplus yakni beras, cabai, bawang merah, hingga tepung terigu.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif