Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

ASN DKI Diminta Lapor Jika Menerima Parsel

Nasional pemprov dki
Muhammad Syahrul Ramadhan • 01 Juni 2019 14:30
Jakarta: Gubernur DKI Anies Baswedan meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta yang menerima gratifikasi atau parsel lebaran untuk segera melaporkannya. Sebab, ASN dilarang menerima gratifikasi dalam bentuk apapun.
 
"Mereka semua yang terlanjur diterima harus dilaporkan, yang ditolak pun harus dilaporkan," kata Anies di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Juni 2019.
 
Anies menyarankan para ASN yang menerima parsel berupa makanan atau minum untuk menyalurkannya ke panti sosial. Dengan catatan tetap dilaporkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apabila bentuknya makanan atau barang yang mudah rusak, minuman, makanan bisa diteruskan ke panti-panti sosial. Kemudian dilaporkan juga," ucap dia.
 
Anies mengatakan pelaporan tersebut bisa dilakukan ke Unit Pengendalian Gratifkasi. Pelaporan tersebut sebagai bentuk pengawasan gratifikasi di ranah birokrat. Ini juga merujuk pada surat edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor B/3956/GTF.00.02./01-13/05/2019 tentang Imbauan Pencegahan Gratifikasi terkait Hari Raya Keagamaan. 
 
Aturan tersebut hanya berlaku bagi ASN. Dia mempersilahkan pegawai di luar pemerintahan untuk saling memberi parsel. "Di luar pemerintahan silahkan, tapi di pemerintahan harus ikut aturan, karena kita berseragam," ujarnya.
 
Sebelumnya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 42 tahun 2019. Dalam surat edaran itu mengamanatkan bahwa PNS DKI tidak diperkenankan menerima parsel dan membawa kendaraan dinas untuk mudik.

 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif