Ilustrasi pendatang baru di Jakarta - Medcom.id/Faisal Abdalla.
Ilustrasi pendatang baru di Jakarta - Medcom.id/Faisal Abdalla.

35.209 Pendatang Baru Masuk Jakarta

Nasional urbanisasi
Media Indonesia • 28 Juni 2019 16:59
Jakarta: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat lebih dari 35.000 penduduk non-permanen masuk ke Jakarta setelah libur Idulfitri. Data ini merupakan hasil pendataan layanan bina kependudukan (Biduk) yang digelar Pemprov DKI usai Idulfitri.
 
Kepala Dukcapil DKI Jakarta Dhany Sukma mengatakan per Rabu, 26 Juni 2019 sebanyak 35.209 penduduk warga dengan KTP daerah lain datang ke Jakarta (non-permanen).
 
"Hasil pendataan sampai dengan tanggal 26 Juni 2019 pukul 16.00 WIB, sudah terindentifikasi sebanyak 35.209 penduduk non-permanen," ujar Dhany saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyebut hingga saat ini dinas Dukcapil masih melakukan rekapitulasi tujuan para pendatang baru itu. Dinas Dukcapil juga masih terus melakukan layanan biduk.
 
"Kebetulan data masih diolah, ini baru data agregat dulu. Karena data ini nanti kita olah tujuannya, persentase tujuan ke mana saja, apakah pendidikan, apakah bekerja," tutur dia.
 
(Baca juga:Anies Persilakan Warga Daerah Cari Kerja di Jakarta)
 
Dhany mengatakan jumlah pendatang baru di Jakarta akan terus bertambah. Mengingat, dinas Dukcapil masil terus melakukan pendataan kependudukan.
 
"Ini data ini saya jujur saja belum diolah, masih sifatnya masuk terus, pendataan akan kita teruskan. Bahkan, bulan Juli kita mulai mendata dengan sistem aplikasi dasawisma," kata dia.
 
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempersilakan warga luar kota Jakarta hijrah ke Ibu Kota untuk mengadu nasib.
 
"Tapi kita meminta kepada RT, RW bila ada warga baru untuk dicatat, lapor dan dicatat kependudukannya sehingga kita tahu siapa yang berada di Jakarta," jelasnya.
 
Anies juga meminta para pendatang yang akan hijrah ke Ibu kota datang dengan pengalaman dan keterampilan. Dia juga minta pendatang sudah terdaftar di BPJS.
 
(Baca juga:Depok Kesulitan Mendata Warga Pendatang)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif