Ilustrasi/Medcom.id.
Ilustrasi/Medcom.id.

Izin Operasi Puskesmas Kamal Muara Tak Dicabut

Nasional obat ilegal obat berbahaya
Siti Yona Hukmana • 25 Agustus 2019 22:26
Jakarta: Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara bebas dari ancaman izin operasi. Polres Metro Jakarta Utara tak akan memberikan sanksi terhadap puskesmas tersebut terkait pemberian vitamin kedaluwarsa kepada ibu hami Novi Sri Wahyuni, 21.
 
"Oh enggak terancam izin operasinya. Kesalahan ini kan oknum. Ya kita jangan melihat institusi," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, 25 Agustus 2019.
 
Menurut Budhi, yang bertanggung jawab atas kelalaian itu adalah dokter atau bidan yang mengontrol kesehatan korban. Kemudian, apoteker dan kepala puskesmas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi, jangan kita menangkap tikus kemudian membakar rumahnya. Kita tangkap tikusnya atau oknumnya yang bersalah," ujar Budhi.
 
Terlepas dari itu, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Sebab, penyidik masih melakukan penyelidikan.
 
"Kita masih melakukan pendalaman-pendalaman, kita tidak mau buru-buru menetapkan tersangka, kita menguatkan dulu bahwa memang benar obat itu berpengaruh atau berdampak pada kondisi ibu dan jabang bayi," ungkap Budhi.
 
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah membebastugaskan apoteker yang lalai memberikan vitamin kedaluwarsa kepada Novi. Langkah itu diambil sampai kasus selesai.
 
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menceritakan, kasus bermula ketika Novi datang untuk memeriksakan kandungannya di Puskesmas Kamal Muara. Dia diberi vitamin.
 
Keluarga Novi baru sadar dengan tanggal kedaluwarsa dalam vitamin B6 sehari setelahnya. Novi sudah terlanjur mengonsumsi dua tablet vitamin yang sudah diberikan Puskesmas.
 
Baca:Kepala Puskesmas Kamal Muara Disorot soal Obat Kedaluwarsa
 
Novi kemudian sakit perut dan muntah. Dari Puskemas Kamal Muara, ia dirujuk ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) BUN Kosambi, Tangerang. Saat ini, Dinkes DKI sedang mendalami kasus ini lebih lanjut.
 
Dinkes DKI akan memeriksa secara detail bagaimana kelalaian ini terjadi. Atas kejadian ini, Novi diberikan fasilitas pendamping untuk pemeriksaan kandungannya. Semua biaya ditanggung Dinkes DKI.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif