Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Hilangkan CCTV Kasus Brigadir J, Ini Alasan 4 Polisi Ditahan di Tempat Khusus

Siti Yona Hukmana • 05 Agustus 2022 18:05
Jakarta: Sebanyak empat dari 25 anggota Polri yang diduga menghilangkan CCTV terkait insiden berdarah yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ditahan di tempat khusus. Penempatan itu dilakukan agar tidak melarikan diri. 
 
"Terduga pelanggar dikhawatirkan melarikan diri dan atau mengulangi pelanggaran kembali," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Jumat, 5 Agustus 2022.
 
Penempatan pada tempat khusus dapat dilaksanakan sebelum sidang Komisi Kode Etik Kepolisian Negara (KKEP). Pertimbangannya terdapat dalam Pasal 98 ayat 3 Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang KKEP. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"(Pertimbangan lain ditempatkan khusus) keamanan atau keselamatan terduga pelanggar dan masyarakat dan perkaranya menjadi atensi masyarakat luas," ungkap Ramadhan.
 
Ramadhan menjelaskan terkait tempat khusus tersebut. Menurutnya, berdasarkan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penyelesaian Pelanggaran Disiplin Pasal 1 angka 35, tempat khusus (patsus) adalah berupa markas, rumah kediaman, ruang tertentu, kapal atau tempat yang ditunjuk oleh ankum atau atasan yang diberi wewenang menjatuhkan hukuman. 
 
"Sesuai Pasal 25 ayat 5 pengamanan anggota Polri yang melakukan pelanggaran disiplin dilaksanakan pada patsus," jelas Ramadhan. 
 

Baca: Komnas HAM Kantongi Percakapan Pihak yang Terlibat Kasus Brigadir J


Sebanyak empat anggota itu ditempatkan khusus selama 30 hari. Namun, nama-nama empat anggota yang ditempatkan khusus itu belum disebutkan. Hanya, mereka ada yang berpangkat perwira pertama (pama). Kesatuannya dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya. 
 
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap ada 25 personel kepolisian diperiksa inspektorat khusus (irsus) bentukannya. Pemeriksaan karena diduga menghilangkan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Brigadir J, salah satunya CCTV. 
 
Sebanyak tiga dari 25 personel itu berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) atau perwira tinggi (pati) bintang satu. Kemudian, ada juga lima Kombes, tiga AKBP, dua Kompol, tujuh Pama, dan lima Bintara serta tamtama.
 
Puluhan personel polisi yang diperiksa itu dari berbagai satuan. Yakni Divisi Propam, Polres Jakarta Selatan, Bareskrim dan Polda Metro Jaya.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif