Gubernur Papua, Lukas Enembe di Yogyakarta. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Gubernur Papua, Lukas Enembe di Yogyakarta. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim

Kubu Lukas Enembe Ogah Ambil Praperadilan Usai Ada OTT di MA

Candra Yuri Nuralam • 26 September 2022 15:33
Jakarta: Gubernur Papua Lukas Enembe ogah mengambil opsi praperadilan dalam kasusnya. Kubu Lukas tidak memercayai Lembaga Peradilan usai ada operasi tangkap tangan (OTT) di Mahkamah Agung (MA).
 
"Kalau peradilan kita belum steril, minta maaf, dengan segala hormat saya ke pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kalau kalian belum steril, ditambah kemarin saya kira kita sudah sangat, baru ada OTT," kata Kuasa Hukum Lukas, Stefanus Roy Rening di Kantor Perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua di Jakarta, Senin, 26 September 2022.
 
Kubu Lukas khawatir gugatannya dimainkan jika mengajukan praperadilan. Sehingga, kata Stefanus, opsi praperadilan dikesampingkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau mafia peradilan masih berpraktik di pengadilan, apakah rakyat masih bisa memberikan harapannya kepada sebuah pengadilan untuk mendapatkan keadilan?" ujar Stefanus.

Baca: Lukas Enembe Siap Diperiksa KPK, Ini Syaratnya


KPK menyebut dugaan rasuah yang menyeret Gubernur Papua Lukas Enembe bukan cuma satu kasus. Seluruh dugaan korupsi itu tengah diusut KPK.
 
"Beberapa perkara, yang sedang ditangani menyangkut LE (Lukas Enembe) bukan hanya satu ya. ada beberapa sedang kita tangani," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Jakarta, Rabu, 21 September 2022.
 
Karyoto enggan memerinci kasus yang menyeret Lukas. Informasi terkait dugaan rasuah yang dilakukan Lukas didapatkan dari banyak pihak.
 
"Nanti dikaitkan dengan beberapa laporan masyarakat dari dumas (pengaduan masyarakat), yang menyangkut tentang di Papua dan dikaitkan dengan PPATK yang ada," ujar Karyoto.
 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif