Polisi memeriksa tempat kejadian perkara. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Investigasi Kerusuhan 22 Mei Hampir Rampung

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Cindy • 02 Juli 2019 12:50
Jakarta: Tim investigasi gabungan kerusuhan 21-22 Mei hampir merampungkan penyelidikan. Hasil analisis tim mencapai 90 persen.
 
"Sudah cukup komprehensif. Namun, juga masih menunggu update secara lengkapnya nanti akan disampaikan dirilis bersama," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Juli 2019.
 
Dedi menuturkan hasil investigasi akan dilaporkan bersama Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), dan Ombudsman. Hasil investigasi Mabes Polri pun sudah rampung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau dari Mabes Polri sudah siap, tergantung nanti dari Komnas HAM, kemudian ORI (Ombudsman Republik Indonesia), Kompolnas karena mereka bertiga ini memiliki standar operasional tersendiri," ucap dia.
 
Hasil investigasi sementara sudah dilaporkan sekali di Kompolnas dan Ombudsman, serta dua kali di Komnas HAM. Mereka tinggal menunggu kesepakatan bersama membangun hasil investigasi secara lengkap.
 
"Apabila dari ORI, Kompolnas, sudah selesai kemudian dari Komnas HAM juga sudah selesai melakukan investigasi, baru nanti tim gabungan merilis," ujar jenderal bintang satu itu.
 
Kepolisian sudah mengantongi penyebab meninggalnya sembilan korban, proyektil, dan dugaan jenazah dipindahkan dari tempat lain. Namun untuk dalang kerusuhan, pihaknya belum bisa memastikan.
 
"Sudah ada semuanya nanti akan disampaikan menunggu waktunya," jelas Dedi.
 
Baca: Polisi Diminta Transparan dalam Kasus Kerusuhan 21-22 Mei
 
Polisi menetapkan 447 orang yang diduga terlibat kerusuhan 21-22 Mei 2019 di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, sebagai tersangka. Sebanyak 67 di antaranya berusia di bawah umur.
 
Para perusuh membakar ban serta melempari aparat keamanan yang menjaga demonstrasi. Massa juga merusak gerai cepat saji di pusat perbelanjaan Sarinah.
 
Kepolisian bertindak cepat dengan menangkap ratusan pembuat onar tersebut. Para pelaku yang ditangkap merupakan bagian perusuh. Mereka terpisah dari massa aksi damai yang berdemonstrasi di depan Bawaslu.
 
Penangkapan dilakukan di beberapa titik kerusuhan. Titik itu ialah Jalan MH Thamrin, depan Kantor Bawaslu, daerah Monumen Patung Kuda Arjuna Wiwaha, kawasan Menteng, Slipi, dan Petamburan.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif