Direskrimsus Kombes Iwan Kurniawan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Direskrimsus Kombes Iwan Kurniawan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Perekam Pidato Revolusi Permadi Dicari

Nasional ujaran kebencian kasus makar
Siti Yona Hukmana • 14 Agustus 2019 14:40
Jakarta: Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya memburu perekam pidato politikus Partai Gerindra Permadi Satrio Wiwoho. Rekaman itu diduga berisi ujaran kebencian atau makar di Gedung DPR.
 
"Karena pelaporannya waktu itu UU ITE (Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik)," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus), Kombes Iwan Kurniawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Iwan mengatakan pihaknya telah mencari perekam dengan bekal data kehadiran kegiatan di Gedung DPR. Namun, penyidik kesusahan menemukan sang perekam. "Kita cari, kita lidik, tapi kelihatannya ada sedikit kesulitan," jelas dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terlepas dari itu, Iwan menyebut penyidik telah memeriksa Permadi sebagai saksi serta para pelapor. Kini, Korps Bhayangkara tinggal menunggu keterangan dari perekam.
 
Permadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh tiga orang berbeda terkait dugaan penyebaran ujaran kebencian dan makar. Tiga laporan itu dibuat berdasarkan video di media sosial YouTube yang menampilkan Permadi menyinggung revolusi.
 
Baca: Kivlan Zen Minta Dibantarkan
 
Laporan pertama dilayangkan pengacara, Fajri Safi'i, Kamis, 9 Mei 2019. Laporan Fajri disusul Stefanus Asat Gusma dan Ketua Yayasan Bantuan Hukum Kemandirian Jakarta Josua Viktor pada Jumat, 10 Mei 2019.
 
Permadi dilaporkan dengan Pasal 107 KUHP dan 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 4 juncto Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif